Cara Memberi Nama Masjid Dalam Islam Serta Contohnya

Cara Memberi Nama Masjid Dalam Islam – Memberikan nama pada masjid bukanlah perkara yang bisa dilakukan secara sembarangan dan asal asalan. Masjid adalah tempat ibadah umat Islam. Pemberian nama kepada sebuah masjid ada aturannya di dalam Islam.

Ada sejumlah ketentuan yang telah dijelaskan oleh para ulama. Lantas  apa saja ketentuan pemberian nama masjid dalam Islam?

Memberi Nama Masjid dengan nama Pemilik

Aturan Pemberian Nama Masjid Dalam Islam

Berdasarkan fatwa dari Lajnah Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta’ dan ulama lainnya ada ketentuan-ketentuan dan cara memberi nama masjid dalam Islam.

Berikut ketentuan-ketentuan pemberian nama masjid adalah sebagai berikut:

Pertama: Model Pemberian Nama Masjid

1. Menisbatkan masjid kepada orang yang membangunnya.

Ini masuk ke dalam kategori penisbatan amal kebaikan kepada pelakunya. Ini merupakan penisbatan hakiki untuk tujuan memberikan ciri khas untuk membedakan.

Pemberian nama seperti ini diperbolehkan. Misalnya, Masjid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ada juga yang menyebut dengan Masjid Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Masjid Terbesar di Abu Dhabi
Sumber ig: @x.zoeee_

2. Menisbatkan masjid kepada orang yang shalat di dalamnya atau kepada tempat.

Ini merupakan penisbatan hakiki untuk tujuan memberikan ciri khas untuk membedakan. Hal ini diperbolehkan.

Misalnya, Masjid Quba’, Masjid Bani Zuraiq sebagaimana terdapat di dalam Ash Shahihain dari hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma dalam hadits perlombaan ke Masjid Bani Zuraiq dan masjid pasar.

3. Penisbatan masjid kepada ciri khas tertentu seperti Masjid Al Haram, Masjid Al Aqsha

Hal ini sebagaimana dalam firman Allah Ta’ala:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha..”[Al Isra’: 1]

Di dalam sunnah telah terdapat riwayat yang tetap dari Nabi shallallhu ‘alaihi wa sallam dari banyak jalur:

لا تعمل المطي إلا لثلاثة مساجد: المسجد الحرام، والمسجد الأقصى، ومسجدي هذا

Tidaklah hewan tunggangan dipersiapkan untuk perjalanan jauh kecuali menuju tiga masjid : Masjid al Haram, Masjid al Aqsha dan masjidku ini (Masjid Nabawy)…” [Sunan An Nasa’I; Al Jum’ah (1430), Musnad Ahmad (6/7), Muwatha’ Imam Malik; Nida’ lish shalat (243).

Contoh lainnya Al Masjid Al Kabir atau Masjid Besar. Telah terdapat pemberian nama sebagian masjid di jalan antara Makkah dan Madinah dengan nama Al Masjid Al Kabir atau Masjid Besar sebagaimana di dalam Shahih Al Bukhari dan yang semisal dengannya disebut Al Jami’ Al Kabir.

Nama Masjid Yang Dilarang Dalam Islam
Sumber ig: @altona82

Artikel Terkait Hukum Merubah Gereja Menjadi Masjid

Kedua: Pemberian nama masjid dengan nama yang tidak hakiki.

Ini untuk membedakan dan untuk memudahkan identifikasi. Hal ini telah nampak tersebar luas di masa kita sekarang karena banyaknya pembangunan masjid dan tersebar luas di berbagai negeri kaum Muslimin -wal hamdulillah- baik di kota maupun desa.

Bahkan pada satu kampung terdapat pemberian nama masjid dengan nama yang menjadi ciri khasnya dari yang lain.

Juga ada yang memilih penisbatannya kepada salah satu tokoh umat dan orang-orang pilihan dari kalangan shahabat radhiyallahu ‘anhum serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Misalnya, Masjid Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu, Masjid Umar radhiyallahu ‘anhu, dan demikian seterusnya sebagai gambaran. Pemberian nama semacam ini tidak ada masalah.

Apalagi telah diketahui dari petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam penamaannya pada senjatanya, perabotan rumah tangganya, binatang tunggangannya, dan pakaiannya sebagaimana telah dijelaskan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah Ta’ala di awal kitab Zadul Ma’ad.

Baca juga: Khutbah Jum’at Menyentuh Hati

Ketiga: Pemberian nama masjid dengan nama Allah / Asmaul Husna

Misalnya, Masjid Ar Rahman, masjid Al Qudus, Masjid As Salam. Telah diketahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman dengan tegas:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorang pun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.” [Al Jin: 18]

Seluruh masjid itu untuk Allah Ta’ala tanpa ada perkecualian. Maka pemberian nama sebuah masjid dengan salah satu nama Allah untuk mendapatkan keilmiyahan atas masjid tersebut merupakan perkara baru (dalam agama).

Orang-orang terdahulu tidak melakukannya. Maka yang lebih utama adalah meninggalkannya.  Allah lah yang memberikan petunjuk ke jalan yang lurus.

Taufik hanyalah datang dari Allah. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya.

Di sampaikan oleh: Lajnah Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta’.[1]

Untuk ketentuan terakhir tentang penggunaan asmaul husna / nama Allah Ta’ala sebagai nama masjid, perlu ada keterangan tambahan. Tambahan ini untuk melengkapi ketentuan penggunaan nama Allah Ta’ala untuk nama masjid.

Nama – nama Allah Ta’ala itu ada yang khusus hanya bagi Allah, tidak dikaitkan kecuali dengan Allah saja bukan yang lain  seperti: Allah, Ar Rabb, Ar Rahman, Al Ahad, Ash Shamad, al Mutakabbir dan yang semacam itu.

Hal yang seperti ini tidak satu orang pun boleh menjadikannya sebagai nama diri berdasarkan kesepakatan ahli ilmu.

Namun ada nama-nama Allah Ta’ala yang tidak khusus untuk Allah Ta’ala dan bisa disebut secara umum untuk manusia seperti nama Sami’, Bashir, Alim, Ali, Hakim, Rasyid.

Dahulu para sahabat yang terkenal telah memakai nama-nama ini seperti Ali bin Abi Thalib, dan Hakim bin Huzam radhiyallahu ‘anhum.

Di dalam hasyiyah (semacam catatan pinggir) kitab  Asna al-Mathalib Syarh Raudh at-Thalib: (4/243)  dari kitab Syafiiyah disebutkan:

جواز التسمية بأسماء الله تعالى التي لا تختص به ، أما المختص به فيحرم ، وبذلك صرح النووي في شرح مسلم

“Diperbolehkan  memberikan nama dengan nama-nama Allah Ta’ala yang tidak khusus untuk diri-Nya. Sementara nama yang khusus untuk-Nya, hukumnya haram. Seperti ini yang ditegaskan an-Nawawi dalam Syarh Muslim.”[2]

قال النووي في شرح مسلم: وَاَعْلَمُ أَنَّ التَّسَمِّيَ بِهَذَا الاسم – يعني ملك الأملاك – حرام، وَكَذَلِكَ التَّسَمِّي بِأَسْمَاءِ اللَّهِ تَعَالَى الْمُخْتَصَّةِ بِهِ كَالرَّحْمَنِ وَالْقُدُّوسِ وَالْمُهَيْمِنِ وَخَالِقِ الْخَلْقِ وَنَحْوِهَا. انتهى

An Nawawi berkata di dalam Syarah Shahih Muslim:

“Ketahuilah bahwa penamaan dengan nama ini yaitu Malikul Amlak (Maha Raja) adalah haram. Demikian pula pemberian nama dengan nama-nama Allah Ta’ala yang khusus untuk-Nya seperti Ar Rahman, Al Quddus, Al Muhaimin, Khaliqul Khalqi dan yang semacam itu.”[3]

Penamaan Masjid dengan Nama Orang
Masjid Abu Dhabi. Sumber: ig @smilesfromabroad
155 Kumpulan Khutbah Jumat Singkat

Tulisan Masjid & Musholla Bahasa Arab Yang Benar

Banyak pertanyaan yang masuk terkait dengan penulisan masjid dan musholla dalam bahasa arab secara benar. Berikut penulisan masjid dan musholla dalam bahasa arab:

Tulisan Bahasa Arab Masjid

مَسْجِدُ – المَسْجِدُ

Tulisan Musholla Bahasa Arab

مُصَلَّى – المُصَلَّى

Penulisan masjid atau musholla yang benar dalam bahasa arab adalah bisa menggunakan alif lam ataupun tanpa alif lam. Sesuai konteks. Hal ini dapat dilihat dari dalam al quran dalam penyebutan masjidil haram dan masjidil aqsha.

Masjidil Aqshaالمسجد الأقصى
Masjidil Haramالمسجد الحرام

Kumpulan Nama-nama Masjid Indah, Bagus, Beserta Artinya

Berikut berbagai contoh nama masjid yang kami kumpulkan. Semoga menjadi inspirasi untuk nama masjid yang akan digunakan. Kami mencoba selengkap mungkin untuk penulisan ini.

Nama Masjid Dengan Asmaul Husna

Sebagaimana penjelasan diatas, ada nama-nama yang diharamkan untuk digunakan, seperti Malikul Amlak, Ar Rahman, Al Quddus, Al Muhaimin, Khaliqul Khalqi.

Meski begitu, ada juga yang masih menggunakan nama tersebut untuk masjid. Berikut ini berbagai nama masjid dengan asmaul husna maupun turunannya. Kami sertai keterangan maknanya.

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Asmaul Husnaالمَسْجِدُ أسماء الحسنىMasjid Asmaul Husna
2Masjid Ar Rahman المَسْجِدُ الرحمنMasjid Ar Rahman (Yang Maha Penyayang)
Nama Khusus Allah, Sebaiknya dihindari
3Masjid Nur Rahmanالمَسْجِدُ نور الرحمنMasjid dengan Cahaya Arrahman
4Masjid Baiturrahmanالمَسْجِدُ بيت الرحمن Masjid Rumah Ar Rahman
5Masjid Ar Rahimالمَسْجِدُ الرحيم Masjid Milik Ar Rahim (Maha Pengasih)
6Masjid Nur Rahimالمَسْجِدُ نور الرحيم Masjid dengan cahaya Ar Rahim
7Masjid Baiturrahimالمَسْجِدُ بيت الرحيم Masjid Rumah Ar Rahim
8Masjid As Salamالمَسْجِدُ السلام Masjid milik As Salam
9Masjid Nurrussalamالمَسْجِدُ نور السلام Masjid dengan cahaya As Salam
10Masjid Baitussalamالمَسْجِدُ بيت السلام Masjid rumah As Salam
11Masjid Baitullahالمَسْجِدُ بيت الله Masjid Rumah Allah
12Masjid Al Mughniالمَسْجِدُ المغني Masjid Milik Al Mughny
13Masjid Al Quddusالمَسْجِدُ القدوس Masjid Al Quddus
Nama Khusus Allah, Sebaiknya dihindari
14Masjid Al Muhaiminالمَسْجِدُ المهيمن Masjid Al Muhaimin
Nama Khusus Allah, Sebaiknya dihindari
15Masjid Al Azizالمَسْجِدُ العزيز Masjid Milik Al Aziz
16Masjid Baitul Azizالمَسْجِدُ بيت العزيز Masjid Rumah Al Aziz
17Masjid Al Lathifالمَسْجِدُ اللطيف Masjid milik Al Lathif
18Masjid Asy Syakurالمَسْجِدُ الشكور Masjid milik Asy Syakur
19Masjid Al Majidالمَسْجِدُ الماجد Masjid milik Al Majid
20Masjid Baitul Majidالمَسْجِدُ بيت الماجد Masjid rumah Al Majid
21Masjid Asy Syahid المَسْجِدُ الشهيدMasjid milik Asy Syahid
22Masjid Wahidالمَسْجِدُ الواحد Masjid milik Al Wahid
23Masjid Ash Shamadالمَسْجِدُ الصمد Masjid milik Ash Shamad
24Masjid An Nuurالمَسْجِدُ النور Masjid milik An Nuur
25Masjid Ar Rasyidالمَسْجِدُ الرشيد Masjid milik Ar Rasyid

Nama Masjid dengan Nama Malaikat

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Al Jibrilمسجد جبريلPenulisan Jibril seharusnya tanpa ‘Al’.
Salah satu masjid yang menggunakan nama ini berada di Kepahiang, Bengkulu
2Masjid Ridwanمسجد رضوانIni merupakan salah satu masjid di Saudi Arabia.

Nama Masjid dengan Nama Nabi

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Adamمسجد آدمContoh masjid yang menggunakan nama ini di Banten dan Gunung Kidul
2Masjid Al Idrisمسجد إدريسPenggunaan Idris sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Ps. Kemis, Tangerang.
3Masjid An Nuhمسجد نوحPenggunaan Nuh sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Cireunghas, Sukabumi.
4Masjid As Sholehمسجد صالحPenggunaan Sholeh bisa menggunakan As atau tanpa ‘As’. Contoh masjid dengan nama As Sholeh di Kembangan Jakarta Barat dan Citeureup, Bogor, serta beberapa tempat lain.
5Masjid Al Ibrahimمسجد إبراهيمPenggunaan Ibrahim sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Tangerang, Banten.
6Masjid Al Ismailمسجد إسماعيلPenggunaan Ismail sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Cibeureum, Sukabumi City.
7Masjid Al Ishaqمسجد إسحاقPenggunaan Ishaq sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Jakarta Barat, Bekasi, Bogor, & Jakarta Selatan.
8Masjid Ya’qubمسجد يعقوبContoh masjid dengan nama ini di kecamatan Bubutan Surabaya
9Masjid Yusufمسجد يوسفNama ini cukup banyak digunakan. Contoh masjid dengan nama ini di Jakarta Selatan, Bogor, Depok dan berbagai daerah di Jawa tengah dan Indonesia.
10Masjid Ayyubمسجد أيوبContoh masjid dengan nama ini di di Kec. Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan
11Masjid Al Musaمسجد موسىPenggunaan Musa sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Bandar Lampung
12Masjid Al Harunمسجد هارونPenggunaan Harun sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Pasir Muncang, Bogor Timur
13Masjid Al Dawudمسجد داودPenggunaan Harun sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
14Masjid Al Ilyasمسجد إلياسPenggunaan Ilyas sebaiknya tidak menggunakan ‘Al’. Contoh masjid dengan nama ini di Pulo Gadung – Jakarta Timur, Cempaka Putih – Jakarta Pusat, Bojong Gede – Bogor
15Masjid Zakariaمسجد زكرياBeberapa nama masjid yang menggunakan nama ini di Banjarnegara, Sragen, Surabaya
16Masjid Muhammadمسجد محمدNama masjid dengan Muhammad sangat banyak sekali. Tak hanya di Indonesia, di luar negeri juga banyak yang menggunakan nama ini.
Rekomendasi Khutbah Bahaya Komunis Atheis
Rekomendasi Khutbah Jumat Peristiwa penting bulan rabiul awal

Nama Masjid Dengan Nama Surat Al Quran

NoBahasa IndonesiaTulisan Arab
1Masjid Al Fatihahمسجد الفاتحة
2Masjid Ali Imranمسجد آل عمران
3Masjid At Taubahمسجد التوبة
4Masjid Al Hijriمسجد الحجر
5Masjid An Nahlمسجد النحل
6Masjid Al Kahfiمسجد الكهف
7Masjid Al Isra’مسجد الإسراء
8Masjid Thahaمسجد طه
9Masjid Al Anbiya’مسجد الأنبياء
10Masjid Al Hajjمسجد الحج
11Masjid An Nurمسجد النور
12Masjid Al Furqonمسجد الفرقان
13Masjid As Sajdahمسجد السجدة
14Masjid Yaseen / Al Yasinمسجد يس
15Masjid Al Fathمسجد الفتح
16Masjid Al Qomarمسجد القمر
17Masjid Ash Shaffمسجد الصف
18Masjid Al Mulkمسجد الملك
19Masjid Al Buruujمسجد البروج
20Masjid At Thariqمسجد الطارق
21Masjid Al A’laمسجد الأعلى
22Masjid Al Fajrمسجد الفجر
23Masjid Adh Dhuhaمسجد الضحى
24Masjid At Tinمسجد التين
25Masjid Al ‘Alaqمسجد العلق
26Masjid Al Qadrمسجد القدر
27Masjid Al Ashrمسجد العصر
28Masjid Al Kautsarمسجد الكوثر
29Masjid Al Ikhlasمسجد الإخلاص
30Masjid Al Falaqمسجد الفلق
31Masjid An Naasمسجد الناس

Masjid Dengan Nama Shahabat / Shahabiyah Nabi

Berikut ini beberapa nama shahabat nabi, nama shahabiyah, maupun julukan shahabat nabi yang digunakan sebagai nama masjid.

NoBahasa IndonesiaTulisan Arab
1Masjid Abu Bakar Ash Shiddiqمسجد أبو بكر الصديق
2Masjid Umar bin Khattabمسجد عمر بن خطاب
3Masjid Utsman bin Affanمسجد عثمان بن عفان
4Masjid Ali bin Abi Thalibمسجد علي بن أبي طالب
5Masjid Abdurrahman bin Aufمسجد عبد الرحمن بن عوف
6Masjid Abdullah bin Mas’udمسجد عبد الله بن مسعود
7Masjid Zaid bin Tsabitمسجد زيد بن ثابت
8Masjid Abdullah bin Abbasمسجد عبد الله بن عباس
9Masjid Abdullah bin Zubairمسجد عبد الله بن زبير
10Masjid Muawiyahمسجد معاوية
11Masjid Abu Musa Al Asy’aryمسجد أبو موسى الأشعري
12Masjid Ibnu Umarمسجد ابن عمر
13Masjid Bilalمسجد بلال
14Masjid Fathimahمسجد فاطمة
15Masjid Aisyahمسجد عائشة
16Masjid Ash Shofiyahمسجد الصافية
17Masjid Uwais Al Qarniمسجد أويس القرني
18Masjid Al Furqonمسجد الفرقان
19Masjid Ash Shiddiqمسجد الصديق

Nama Masjid dengan Nama Ulama

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Ibnu Sinaمسجد ابن سيناIbnu Sina adalah “Bapak Kedokteran Modern”. Bukunya menjadi rujukan kedokteran barat.
2Masjid Ibnu Taimiyahمسجد ابن تيميةIbnu Taimiyah adalah seorang pemikir dan ulama Islam dari Harran, Turki. Menjadi rujukan manhaj salaf dalam aqiqah, tazkiyah, dan fikih. Salah satu mujtahid muthlaq umat islam.
3Masjid Ibnu Sirinمسجد ابن سيرينIbnu Sirin adalah seorang tokoh ulama ahli fiqih dan perawi hadis dari golongan tabi’in yang menetap di Bashrah. Terkenal juga dengan tafsir mimpinya.
4Masjid Ibnu Athailahمسجد ابن عطاء اللهIbnu Athailah adalah salah seorang toko tarekat sufi yang terkenal di dunia dan di Indonesia.
5Masjid Ibnu Katsirمسجد ابن كثيرIbnu Katsir merupakan salah satu ulama’ tafsir terkenal. Kitab tafsirnya menjadi salah satu rujukan umat islam.
6Masjid Ibnul Qoyyimمسجد ابن القيمIbnul Qoyyim adalah salah satu ulama yang terkenal dengan berbagai karangan. Mulai dari tafsir, tazkiyatun nafs, fikih, dan herbal, dan berbagai cabang ilmu lainnya.

Nama Masjid dengan Pahlawan Muslim & Tokoh Muslim

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Fatahillahمسجد فتاح اللهFatahillah adalah pahlawan Indonesia. Penakluk Sunda Kelapa dan mengubahnya menjadi Jayakarta kemudian Jakarta.
2Masjid Thariq bin Ziyadمسجد طريق بن زيادThariq bin Ziyad adalah seorang jendral dari dinasti Umayyah yang memimpin penaklukan muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol)
3Masjid Ibnu Tulunمسجد ابن طولونIbnu Thulun adalah penguasa Mesir pertama dari dinasti Ibnu Tulun yang berkuasa di Mesir selama 135 tahun
4Masjid Ibnu Batutahمسجد ابن بطوطةIbnu Batutah adalah seorang alim Maroko yang pernah berkelana ke berbagai pelosok dunia pada Abad Pertengahan.
5Masjid Ibnu Khaldunمسجد ابن خلدونIbnu Khaldun adalah historiografi dan sejarawan Muslim. Dia juga disebut sebagai bapak Sosiolog Dunia.
6Masjid Al Fatihمسجد الفاتحAl Fatih merupakan sebutan untuk Muhammad Al Fatih. Pahlawan Islam penakluk Konstantinopel.
7Masjid Cheng Hooمسجد تشنغ خهCheng ho adalah seorang pelaut dan penjelajah Tiongkok terkenal. Dia juga menyebarkan agama Islam. Namanya dipakai di beberapa masjid di Indonesia. Ada yang hanya menggunakan nama Chengho, ada yang ditambah Muhammad. Diantara masjid yang menggunakan Pasuruan Jawa Timur

Nama Masjid Dengan Sebutan Orang-Orang Beriman

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Al Mujahidinمسجد المجاهدين Mujahidin adalah yang berjihad di Jalan Allah
2Masjid Al Muhajirinمسجد المهاجرين Muhajirin adalah orang yang berhijrah di jalan Allah
3Masjid Al Mukhlisinمسجد المخلصين Mukhlisin adalah orang-orang yang ikhlas
4Masjid Ash Shobirinمسجد الصابرين Shobirin adalah orang yang sabar
5Masjid Al Mukmininمسجد المؤمنين Mukminin adalah orang yang beriman
6Masjid Al Musliminمسجد المسلمين Muslimin adalah orang-orang yang Islam
7Masjid Muhtadinمسجد المهتدين Muhtadin adalah orang-orang yang diberi petunjuk/ hidayah

Nama Masjid Yang Sering Digunakan secara Umum

NoBahasa IndonesiaTulisan ArabArti / Makna
1Masjid Istiqlal مسجد استقلال 
2Masjid Al Azharمسجد الأزهار  
3Masjid Al Atiqمسجد العتيق  
4Masjid Baitul Ma’murمسجد بيت المعمور  
5Masjid Al Falahمسجد الفلاح  
6Masjid Darul Muttaqin مسجد دار المتقين 
7Masjid Darul Hijrahمسجد دار الهجرة 
8Masjid Ridwanullahمسجد رضوان الله  
9Masjid Karim مسجد كريم 
10Masjid Al Munawwarah مسجد المنورة  
11Masjid Amirul Mukminin مسجد أمير المؤمين  
12Masjid Al Ihsan مسجد الإحسان  
13Masjid Barokah مسجد بركة  
14Masjid Al Ikhlas مسجد الإخلاص  
15Masjid Faizin مسجد فائزين  
16Masjid Imaduddin مسجد عماد الدين  
17Masjid I’tishom مسجد الاعتصام  
18Masjid Mustaqim مسجد مستقيم  
19Masjid Al Amin مسجد الأمين  
20Masjid Al Hikmah مسجد الحكمة  
21Masjid Baitul Hikmah مسجد بيت الحكمة  
22Masjid Mubarokah مسجد مباركة  
23Masjid Al Habib مسجد الحبيب  
24Masjid Al Huda مسجد الهدى  
25Masjid Riyadhusshalihin مسجد رياض الصالحين  
26Masjid Al Ittihad مسجد الاتحاد  
27Masjid At Taqwa مسجد التقوى  
28Masjid At Ta’awun مسجد التعاون  
29Masjid Al Istiqomah مسجد الاستقامة  

Contoh Nama Masjid Dengan Nama Pewakaf (Muwakif)

NoBahasa IndonesiaArti / Makna
1Masjid Siti AisyahMasjid ini merupakan nama ibu muwakif (pewakaf). Masjid viral ini disebut juga dengan masjid Kotak Solo. Berada di kota Surakarta/ Solo.
2Masjid Musthofa RamlieMasjid ini di bangun oleh seorang muallaf. Namanya merupakan gabungan antara nanma dirinya, anak, dan istrinya. Berada di Sunter Jakarta Utara

Nama Masjid Dengan Nama Daerah

Masjid dengan nama daerah biasanya adalah nama masjid Agung. Biasanya berada di dekat alun-alun kota tersebut.

Sebagian besar masjid ini merupakan peninggalan kerajaan Islam yang masih tersisa di daerah tersebut.

NoBahasa Indonesia
1 Masjid Agung Demak
2 Masjid Agung Surakarta
3 Masjid Agung Semarang
4 Masjid Agung Banten
5 Masjid Agung Surabaya
6 Masjid Agung Palembang
7 Masjid Agung Cirebon
8 Masjid Agung Kudus
9 Masjid Agung Tegal
10 Masjid Agung Bandung
11 Masjid Agung Brebes
12 Masjid Agung Cianjur
13 Masjid Agung Ciamis
14 Masjid Agung Cilegon

Contoh Kesalahan Penulisan Nama Masjid

NoNama MasjidTulisan Arab SalahTulisan Arab Yang BenarCatatan
1Masjid Al Falah (Benar)
Masjid Al Fallah (Salah)
مسجد الفَلاَّحمسجد الفَلاَحPenulisan Bahasa indonesia dengan Al Falah, huruf ‘L’ nya cuma 1. Bukan Al Fallah, tetapi al Falah
Huruf lam tanpa tasydid. Apabila bertasydid, maknanya adalah petani. Sedangkan tanpa tasydid maknanya adalah kemenangan.
2Masjid Barokahالمسجد البراكةالمسجد البركةHuruf Ro’ tidak panjang.
3Masjid Al Idrisالمسجد الإدريسالمسجد إدريسDalam bahasa arab, Idris adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Idris tanpa Al.
4Masjid An Nuhالمسجد النوحالمسجد نوحDalam bahasa arab, Nuh adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Nuh tanpa Al.
5Masjid Al Ibrahimالمسجد الإبراهيمالمسجد إبراهيمDalam bahasa arab, Ibrahim adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Ibrahim tanpa Al.
6Masjid Al Ismailالمسجد الإسماعيلالمسجد إسماعيلDalam bahasa arab, Ismail adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Idris tanpa Al.
7Masjid Al Harunالمسجد الهارونالمسجد هارونDalam bahasa arab, Idris adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Ismail tanpa Al.
8Masjid Al Musaالمسجد الموسىالمسجد موسىDalam bahasa arab, Musa adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Musa tanpa Al.
9Masjid Al Ilyasالمسجد الإلياسالمسجد إلياسDalam bahasa arab, Ilyas adalah ism ghoiru munsharif. Tidak boleh ada al dan tidak boleh tanwin. Jadi, yang benar, penulisan Ilyas tanpa Al.

Semoga tulisan ini membantu para tak’mi masjid atau siapapun yang ingin membangun masjid untuk memberi nama dengan sebaik mungkin. Nantinya, ketika ingin membeli jam masjid digital, nama dapat dicetak sesuai keinginan tanpa harus merubahnya kembali.

Referensi

[1] Lihat: http://almoslim.net/node/216358

[2] Lihat: https://islamqa.info/ar/answers/114309/

[3] Lihat: https://www.islamweb.net/ar/fatwa/149279/

Print Friendly, PDF & Email

66 thoughts on “Cara Memberi Nama Masjid Dalam Islam Serta Contohnya”

  1. Assalamualaikum…
    Saya ingin menamai mushola dengan nama almarhum kakek saya “Nasori”
    .pertanyaanya.. pemberian namamya seperti apa jika ada kata depan / kata tambahan yang cocok.
    Bolehkan dengan “An Nasori” ???

    Reply
    • Waalaikumussalam Wr Wb
      Kata Nasori memang sebuah kata dalam Bahasa Indonesia yang berdekatan dengan kata dalam bahasa Arab, yaitu dengan kata نصَرَ يَنصُر ، نَصْرًا . Kata kerja نصَرَ يَنصُر artinya menolong sedangkan نَصْرًا Nashron merupakan bentuk kata benda dari kata kerja نصَرَ , artinya pertolongan.
      Sedangkan kata nashori tidak kami tahu apa artinya karena memang tidak ada dalam Bahasa Arab sejauh yang kami keahui. Kalau Nashri artinya ‘pertolonganku’ bukan Nasori. Kata Nashri ini tidak bisa ditambahkan kata An dalam Bahasa Arab.
      Namun bisa Nashri atau An-Nashru (pertolongan). Kata An-Nashri tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada kata sebelumnya yang menyebabkannya dibaca an- nashri misalkan, min an-Nashri. Tapi tetap tidak ada An-Nashori. Huruf Shad harus disukun bila di dahului kata An.
      Jadi kalau nama kakek anda Nasori ditambahkan kata An, secara kaidah bahasa arab tidak ada hukumnya karena tidak ada asalnya dalam bahasa Arab. Mau ditambah menjadi An Nasori tidak ada masalah kan bukan Bahasa Arab.
      Tapi orang yang paham bahasa arab jadi bertanya-tanya, kok bukan An-Nashru, kok malahan An-Nashori? Orang jadi bingung. Tapi yang paham saja.
      Menurut kami, akan lebih baik tanpa ditambahkan kata An. cukup Musholla Nasori.
      Kalau mau ditambahkan, anda sebaiknya menggunakan kata السَّيِّدُ – As-Sayyid. Kata السَّيِّدُ fungsinya sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan untuk seseorang yang lebih tua atau dituakan. Contohnya adalah السَّيِّدُ أَحْمَدُ As-Sayyid Ahmad .
      Kalau dalam kontek budaya Indonesia tidak perlu pakai As- Sayyid tapi cukup Sayyid. Sehingga nama Mushola kakek anda bisa diberi nama: MUSHOLLA SAYYID NASORI. Wallahu a’lam.
      Semoga bermanfaat.

      Reply
  2. Terimakasih…
    Dengan pertimbangan ini..
    Keluarga kami pilih nama
    “Musholla An-Nashru”

    Mohon beritahu kami penulusa huruf arabnya “Musholla An-Nashru”
    Yang benar sesuai bahasa dan penulisan arabnya..

    Reply
    • Untuk penulisan Musholla An Nashru berikut kami sertakan penulisan berharokat dan tanpa harokat:
      المُصَلَّى النَّصْرُ
      المصلّى النصر

      Sebagai catatan:
      1. Penulisan المصلّى, huruf ya’ jangan sampai ada titiknya. Sebab, makna dan cara membacanya berbeda.
      Penulisan المصلي huruf ya’ ada titik, cara membacanya al musholli, maknanya orang yang sholat
      Sedangkan المصلى huruf ya’ tanpa titik. Cara membaca, Al Musholla maknanya tempat sholat, satu makna dengan masjid.

      2. Meski penulisan arab menggunakan المصلى (Al Musholla) ditulis dengan AL, penulisan dalam bahasa Indonesia dapat ditulis dan dicukupkan dengan Musholla. Kata Musholla sudah diserap dan jamak digunakan di Indonesia. Penggunaan Musholla lebih familiar di Indonesia dibandingkan Al Musholla.
      Jadi, penggunaan Musholla An Nashru atau Al Musholla An Nashru sama saja.

      Semoga jawaban kami dapat membantu. Apabila ada yang kurang, silahkan tinggalkan komentar untuk kami jawab kembali.

      Reply
    • Assalamu alaikum wr wb,
      Saat ini perusahan tempat kami bekerja sedang membangun mesjid untuk karyawan di lokasi. Perusahaan kami bergerak dibidang pertambangan. Lokasi di plosok sulawesi.
      Mohon saran dan masukan untuk pemberian nama mesjid yang akan dibangun.

      Wassalam

      Reply
      • Waalaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh.

        Terkait nama masjid, bisa menggunakan nama Perusahaan dan itu diperkenankan.

        Adapun, apabila pertanyaan dimaksudkan untuk mencari nama masjid yang terkait dengan barang tambang, berikut beberapa nama yang kami berikan:

        1. Masjid Al Hadid (المسجد الحديد)
        Makna Al hadid adalah besi. Al hadid juga diabadikan menjadi nama surat dalam Al Quran. Jadi, cocok juga untuk nama masjid di perusahaan tambang.

        2. Masjid Adz Dzahab (المسجد الذهب)
        Adz Dzahab artinya emas. Emas salah satu barang tambang dan bisa digunakan sebagai nama masjid.

        3. Masjid Darul Ukhuwwah: المسجد دَارُ الأُخُوَّةِ
        Maknanya Rumah Persaudaraan. Semoga masjid ini menjadi rumah persaudaraan yang dapat saling menguatkan para karyawan.

        Karena pertanyaan bersifat umum, dan tidak dijelaskan lebih khusus barang tambang yang menjadi fokus perusahaan, sementara kami jawab secara umum. Semoga dapat menjadi inspirasi untuk menemukan nama masjid yang sesuai.

        Sekiranya ingin mendetailkan pertanyaan, silahkan sampaikan di kolom komentar.
        Salam dari kami PabrikJamMasjid.com

        Reply
  3. Saya mau tanya masjid menjadi gereja itu dosa ngga ya, di negara lain masjid menjadi gereja dan mau sholat gimana nggak ada masjid itu gimana kunjungi negara yang masjid diubah gereja menurut anda gimana

    Reply
    • Terimakasih Bapak Jogi atas pertanyaannya.

      Menjawab pertanyaan diatas, pertanyaan serupa pernah diajukan kepada Prof. Dr. Abdullah Al-Muslih, yaitu apa hukum shalat di gereja jika seseorang tidak mendapati masjid atau tempat untuk shalat? Apakah berdosa jika shalat di dalamnya? Apakah shalatnya sah?

      Beliau memberikan jawaban sebagai berikut:
      Alhamdulillah rabbil ‘alamin. Shalawat dan salam atas Nabi kita Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma Ba’d:

      Para ahli ilmu telah berijma’ bahwa siapa saja yang shalat di gereja di tempat yang suci, maka shalatnya boleh dan sah. Ibnu Abdil Barr menukil ijma’ tersebut di dalam kitab At-Tamhid 5/229. Sebenarnya pada masalah tersebut ada perbedaan pendapat. Ada tiga pendapat ulama:
      1. Pendapat pertama, makruh shalat di gereja karena di dalamnya terdapat banyak gambar.
      Pendapat ini dinukil dari Umar dan Ibnu ‘Abbas. Ini merupakan pendapat sekelompok ulama dari kalangan madzhab Hanafi. Imam Malik juga berpendapat demikian. Ini juga merupakan pendapat madzhab Syafi’i. Madzhab Hanbali berpendapat demikian jika di gereja tersebut terdapat gambar.

      2. Pendapat kedua, boleh shalat di gereja.
      Ini merupakan pendapat Al-Hasan, Umar bin Abdul Azis dan Asy-Sya’bi. Juga madzhab Hanbali bila di dalam gereja tidak ada gambarnya.

      3. Pendapat ketiga, haram shalat di gereja karena ia merupakan tempat setan.
      Shalat di dalam gereja merupakan bentuk pengagungan terhadap gereja. Ini merupakan pendapat sekelompok ulama dari madzhab Hanafi.

      Pendapat yang nampak kuat adalah makruh shalat di gereja jika di dalamnya ada gambar. Adapun bila di dalamnya tidak ada gambar maka hukumnya boleh.

      Namun seorang Muslim tidak boleh meninggalkan shalat di masjid lalu menuju ke gereja untuk shalat di dalamnya. Hal itu tidak boleh dilakukan. Yang wajib jika terdapat masjid adalah shalat di masjid dan tidak meninggalkan masjid untuk shalat ke tempat selain masjid.

      Allah Ta’ala berfirman,

      فِيْ بُيُوْتٍ اَذِنَ اللّٰهُ اَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيْهَا اسْمُهٗۙ يُسَبِّحُ لَهٗ فِيْهَا بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ ۙ – ٣٦

      (Cahaya itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang, [An-Nur: 36]

      Saudara Anda,
      Prof. Dr. Khalid Al-Muslih
      28-2-1426 H. (https://almosleh.com/ar/ar/16966)

      Terkait pertanyaan pertama, yaitu masjid jadi gereja, hal ini tidak pernah dan tidak akan dilakukan oleh seorang Muslim yang taat.

      Yang terjadi sepanjang sejarah adalah masjid diubah menjadi gereja oleh pemerintah non Muslim sebagaimana yang terjadi di Spanyol dan Italia. Dengan demikian tidak perlu ditanyakan hukumnya.

      Bila benar ada kasus seorang Muslim yang mengubah masjid menjadi gereja berarti jelas dia telah melakukan kemungkaran besar karena mengubah tempat untuk mensucikan Allah Ta’ala dan mentauhidkan-Nya menjadi tempat untuk mensekutukan Allah Ta’ala. Wal ‘Iyadzu billah. Wallahu a’lam.

      Reply
  4. Minta saran untuk nama masjid, kami sedang bangun masjid untuk mengenang kedua orang tua kami.
    Nama bapak M. Elan Bachtiar
    Nama ibu Nursopha
    Apa nama masjid yg cocok.
    Terima kasih sebelumnya

    Reply
    • Terimakasih bapak Rommy atas pertanyaannya.
      Berikut kami berikan beberapa alternatif saran untuk nama masjid dengan memadukan nama ayah Muhammad Elan Bachtiar dan Ibu Nursopha.

      1. Masjid Ilan Nur Al-Islami (إلى النور الاسلامي) artinya: Menuju Cahaya Islam
      2. Masjid Muhammad Nur Al-Musthafa / Muhammad Nurul Musthafa ( محمد نور المصطفى ) artinya: Muhammad Cahaya Pilihan.
      3. Masjid Ilan Nur Al-Muhammadi / ( إلى النور المحمدى ) artinya : Menuju Cahaya Muhammad.
      4. Masjid Nur Muhammad ( نور محمد ) artinya: Cahaya Muhammad

      Semoga bermanfaat untuk memicu munculnya ide lain yang mungkin lebih bagus lagi. Wallahu a’lam.

      Reply
  5. Mhon petunjuk..sy mau mewakafkan mushola a.n almarhum adik sy apakah bisa? Nama alm Fitri Riya Diana, mohon sekiranya ada ide penamaan yg lbih baik? Jazzakalloh

    Reply
    • Terimakasih Bapak/Ibu Budie atas pertanyaannya. Berikut jawaban kami:

      Shadaqah termasuk amal shaleh dan pendekatan diri kepada Allah yang dibenarkan atau diperbolehkan untuk dihadiahkan pahalanya kepada orang muslim yang lain baik dia masih hidup atau sudah meninggal dunia.

      Di antara shadaqah yang terbaik adalah shadaqah jariyah. Di dalam kitab Al-Iqna’, salah satu kitab dari madzhab Hanbali disebutkan,

      وكل قربة فعلها مسلم وجعل ثوابها أو بعضها كالنصف ونحوه لمسلم حي أو ميت جاز ونفعه. انتهى.

      ”Setiap qurbah (pendekatan diri kepada Allah) yang dilakukan oleh seorang Muslim kepada Allah dan dia menjadikan pahalanya atau sebagian pahalanya misalnya setengah pahalanya dan yang semisal itu, untuk seorang Muslim yang masih hidup atau sudah meninggal itu boleh dilakukan dan memberikan manfaat kepadanya.” Referensi:Islanweb.net

      Dalam kitab Mughnil Muhtaj ila Ma’rifati Alfazhil Minhaj, disebutkan bahwa Al – Imam Muhammad bin Al-Khathib Asy-Syarbini rahimahullah mengatakan,

      وَتَنْفَعُ الْمَيِّتَ صَدَقَةٌ عَنْهُ، وَوَقْفٌ، وَبِنَاءُ مَسْجِدٍ، وَحَفْرُ بِئْرٍ وَنَحْوِ ذَلِك وَدُعَاءٌ لَهُ مِنْ وَارِثٍ وَأَجْنَبِيٍّ كَمَا يَنْفَعُهُ مَا فَعَلَهُ مِنْ ذَلِكَ فِي حَيَاتِهِ

      ”Shadaqah atas nama orang yang sudah meninggal itu bisa memberikan manfaat kepadanya, demikian juga dengan wakaf, membangun masjid, menggali sumur dan lainnya. Juga doa untuknya, baik dari kalangan ahli waris atau dari orang lain, sebagaimana berbagai amal shaleh tersebut yang dia kerjakan saat dia masih hidup bermanfaat bagi dirinya.”
      [Mughnil Muhtaj, Syaikh Muhammad bin Al-Khathib Asy-Syarbini, Darul Ma’rifah, Beirut, 1418 H / 1997 M, juz 3 hal. 91]

      Wakaf untuk mushalla temasuk shadaqah jariyah yang paling utama. Dengan demikian diperbolehkan untuk wakaf mushalla atas nama adik anda. Wallahu a’lam.
      Terkait usulan nama mushalla untuk adik anda, ada beberapa alternatif usulan yang mungkin bisa anda pakai atau paling tidak bisa menginspirasi untuk mencari nama yang lebih pas dan tepat:
      1. Mushalla Nurul Fitri (مصلى نور الفطر)
      2. Mushalla Fitri Islami (مصلى فطري إسلامي)
      3. Mushalla Islama Dina (مصلى إسلاما دينا)

      Semoga jawaban kami dapat membantu, menjawab, atau menginspirasi untuk pemilihan nama lainnya.

      Reply
  6. Mohon penjelasan
    Kami sedang membangun masjid di sekolah dan ada rencana diberi nama Masjid Baitul Ma’mur. Mohon saran atau ada Nama lain yg lebih tepat ?

    Reply
    • Terimakasih Bapak Suwardoyo atas pertanyaannya. Berikut jawaban kami:

      Sebenarnya nama Baitul Makmur sudah bagus. Baitul Makmur adalah tempat para malaikat melaksanakan shalat di langit tujuh. Dalam hadits shahih riwayat Imam Al-Bukhari no. 3207 dan Muslim no. 162 disebutkan setiap hari ada 70 ribu malaikat shalat di sana dan setelah keluar, mereka tidak akan pernah kembali lagi setelah itu.

      Menurut Ibnu Katsir, Baitul Makmur merupakan ka’bah bagi penduduk langit ketujuh. Jadi bila dijadikan sebagai nama masjid di sekolah sudah bagus.
      Hanya saja, kalau mau yang ada kaitannya dengan dunia ilmu pengetahuan, maka bisa menggunakan nama Baitul Hikmah. Baitul Hikmah adalah nama lembaga pusat penelitian ilmu pengetahuan dan studi Islam di masa kekhalifahan Harun Ar-Rasyid dari dinasti Abbasiyah yang menjadi mercusuar peradaban Islam kala itu dari abad 9 – 13 Hijriah.

      Baitul Hikmah sangat relevan bila dijadikan nama masjid sekolah karena sekolah merupakan lembaga pengajaran ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter serta agama para generasi muda Islam. Wallahu a’lam.

      Reply
  7. mohon masukannya, pembanguan mesjid dikomplek perumahan saya tinggal sudah hampir beres, para warga sdg memikirkan nama mesjid tersebut, dan inginnya memberi nama yang dapat menyatukan dan mempersolid, serta kerukunan warga sekitar, kebersamaan, kira2 apa yg cocok, beberapa nama sudah ada seperti al ukhuwah, attawahud, al wahda..apakah nama2 tersebut sudah tepat atau ada ide lain nama yg sejenis dengan sifat diatas ???

    Reply
    • Terimakasih atas pertanyaannya, berikut jawaban kami:

      Sebenarnya pilihan berupa Al-Ukhuwwah, Al-Wahdah, At-Tawahhud sudah mewakili gagasan dasar berupa masjid yang menjadi wadah persatuan, persaudaraan, kebersamaan dan soliditas umat. ini ide yang mulia.

      Dari ketiga nama tersebut, yaitu al-Wahdah, mirip nama yang sudah menjadi nama diri ormas Islam terkenal di Indonesia yaitu Wahdah Islamiyah. Orang yang tidak tahu bisa menyangka ini masjid milik Wahdah Islamiyah.

      Kalau ini dinilai bukan masalah, ya, tidak mengapa dipakai. Nama Al-Wahdah itu bagus juga. At-Tawahhud secara makna juga sama hanya saja tidak begitu populer.

      Reply
  8. mohon masukannya, nama masjid dengan arti/makna masjid yang dapat menyatukan, kebersamaan, persaudaraan apa ya?? dan kalo boleh dengan awalan seperti jabal/darul/babul/baitul

    jazakumulloh

    Reply
    • Melanjutkan jawaban dibawah, berikut kami sertakan beberapa alternatif dengan berberapa pilihan:

      Terkait nama lain yang bisa dipertimbangkan, kami punya beberapa alternatif nama sebagaimana yang dikehendaki insyaallah:
      1. Al-Ittihad : الاِتِّحَادُ (Persatuan).

      2. Darul Ittihad : دَارُ الاِتِّحَادِ (Rumah Persatuan).

      3. Baitul Ittihad: بَيْتُ الاِتِّحَادِ (Rumah Persatuan)

      4. Al-Ukhuwwah: الأُخُوَّةُ (Persaudaraan).

      5. Darul Ukhuwwah: دَارُ الأُخُوَّةِ (Rumah Persaudaraan).

      6. Baitul Ukhuwwah: بَيْتُ الأُخُوَّةِ (Rumah Persaudaraan)

      Demikian jawaban yang bisa kami berikan. Semoga sesuai dengan yang diharapkan.

      Reply
      • jazzakumulloh

        insya Allah hari ahad ini akan ada rapat warga terkait hal ini, dan mohon ijin bbrpa nama yg disebutkan akan saya angkat di forum rapat tsb sbg rujukan.

        semoga sehat, dan tambah berkah utk semuanya

        wassalamualaikum wr wb

        Reply
  9. Assalamualaikum mohon masukan nya buat nama yayasan sekolah nama depan Baitturahman untuk 3 kata kebelakang nya soalnya kata notaris harus ada 3 kata.. trimakasih

    Reply
    • Waalaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh
      Berikut ini beberapa alternatif nama yayasan yang bisa kami tawarkan baik yang berbahasa arab / bahasa indonesia:
      1. Baiturrahman Nurul Iman
      2. Baiturrahman Cahaya Iman
      3. Baiturrahman Nuruz Zaman
      4. Baiturrahman Cahaya Zaman
      5. Baiturrahman Mutiara Zaman
      6. Baiturrahman Mutiara Iman
      7. Baiturrahman Manbaul Iman
      8. Baiturrahman Mutiara Ar-Rahman
      Semoga alternatif hama -nama tersebut ada yang sesuai dengan yang diharapkan. Paling tidak bisa menginspirasi anda untuk mencari alternatif nama yang lebih tepat bagi yayasan sekolah anda. Barakallahu fiik.

      Reply
  10. Assalamualaikum, mohon masukannya. rencananya kami akan menamakan musholla dengan nama Annisyar. Nama ini merupakan gabungan nama kedua orang tua kami. Apakah penamaan ini secara makna sudah tepat, atau ada rekomendasi lain dengan gabungan kata menggunakan kata annisyar salah satunya. Jazakumullah atas bantuanya.

    Reply
    • Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barokatuh,

      Mengenai nama Annisyar yang merupakan gabungan dari nama kedua orang tua apakah maknanya sudah tepat atau belum, kami tidak bisa memberikan penilaian. Sebab, bila dicari dalam kamus bahasa Arab yang lengkap, semisal website almaany.com, tidak kami dapatkan kata Annisyar.

      Yang ada kata kerja أَنشَرَ ‘Ansyaro’ yang berarti menghidupkan kembali, membangkitkan, mendorong, memotivasi dan yang semacam itu.
      Sedangkan bentuk kata benda dari kata kerja أَنشَرَ adalah إنشارًا ‘insyaar’. Jadi tidak didapati kata Annisyar.

      Meski demikian, nama Annisyar sebenarnya hal ini tidak menjadi persoalan. Sebab, kata Annisyar memang merupakan kata gabungan dari dua nama, sehingga wajar kalau tidak diketahui maknanya baik dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Arab.

      Untuk itu nama Mushola anda bisa saja menggunakan nama tersebut yaitu Mushalla Annisyar. Itu sudah bagus. Sudah menjadi kelaziman menggunakan nama orang tua untuk sebuah masjid atau mushalla.

      Kalau mau digabung dengan kata bahasa arab yang lain bisa juga. Misalnya: Mushalla Annisyar Al-Mubarok artinya Mushalla Annisyar yang diberkahi. Maknanya, itu merupakan sebuah harapan agar mushalla tersebut diberkahi oleh Allah yaitu kebaikan mushalla tersebut terus berkembang dan bertambah dari waktu ke waktu. Wallahu a’lam.

      Reply
    • Wa ‘alaikum salam warahmatullah wa barokatuh.

      Anda bisa memakai nama ibu anda sebagai nama Mushalla. Sehingga namanya Mushalla Hattijah. Hanya saja, menurut dugaan kami, nama Ibu anda kelihatannya merujuk kepada nama Istri pertama Nabi Muhammad ﷺ , yaitu wanita mulia ahli surga, Khodijah radhiyallahu ‘anha.

      Bila ditulis dalam huruf Arab maka akan lebih baik bila menggunakan nama Khodijah. Namun bila hanya menggunakan tulisan latin tanpa Arab tidak mengapa menggunakan nama asli ibu anda yaitu HATTIJAH.

      HATTIJAH ditulis dalam huruf Arab juga tidak masalah, hanya saja orang yang paham bahasa Arab akan bingung, kira-kira apa maknanya karena memang tidak ada akar katanya dalam bahasa Arab.

      Jadi saran kami coba ditanyakan kepada keluarga atau yang tahu kultur di lingkungan anda, apa benar nama HATTIJAH maksudnya adalah Khodijah, nama istri pertama Nabi Muhammad ﷺ.

      Kalau benar, sebaiknya bila hendak ditulis dalam huruf arab dan latin sekaligus maka pakai saja nama Khodijah. Namun bila hendak ditulis hanya dalam huruf latin, maka pakai nama asli ibu anda saja. Itu lebih baik dan tidak ada masalah.

      Bila ternyata HATTIJAH bukan nama lain dari Khodijah, maka silakan pakai nama asli ibu anda. insyaallah baik. Tidak masalah baik dalam huruf Arab maupun latin. Semoga Allah memberkahi mushalla anda.

      Reply
  11. Assalamualaikum….
    Saat ini kami sedang membangun sebuah musholla yg kami peruntukkan untuk alm. Ayah kami.
    Kami mohon masukkan untuk nama musholla tersebut nama alm Dasrukul kebetulan beliau semasa hidup sebagai Datuak imam d nagari atau kampung kami mohon masukkannya ya 🙏🙏🙏🙏

    Reply
    • Wa ‘alaikum salam wa rahmatullah wa barokatuh,
      Bila mengingat posisi dari ayah anda sebagai Datuak imam di nagari anda, maka alangkah bagusnya bila nama Mushalla anda adalah Mushalla Datuak Imam Dasrukul. Atau bila terlalu panjang, pakai nama Mushalla Imam Dasrukul.

      Jadi selain menghidupkan nama ayah anda, juga sekaligus mengenang posisi mulia dari ayah anda di nagari tersebut. Semoga hal itu bisa menjadi inspirasi bagi anak turunnya yang laki-laki untuk mengikuti jejaknya menjadi imam kaum Muslimin bahkan imam orang-orang yang bertakwa.

      Ini bisa menjadi amal jariyah yang lain, yaitu menginspirasi orang untuk melakukan kebaikan. Wallahu a’lam.

      Reply
  12. Assalamualaikum.
    Mohon masukan dan saran nya, kami baru membangun sebuah masjid di depan pantai yang menghadap lautan luas. Apakah ada usulan nama yang tepat yang menggabungkan lokasi dan nama kami Laila binti Ali Djafar? Kami mohon masukannya. Terima kasih.

    Reply
    • Wa alaikum salam warahmatullah wa barokatuh.
      Usulan nama masjid yang bisa kami berikan dengan memadukan antara lokasi dekat laut dan nama ibu adalah sebagai berikut:
      1. Masjid Laila Bahrullah
      2. Masjid Bahrullah Laila
      3. Masjid Bahrullah Laila Djafar
      4. Masjid Muhithullah Laila
      5. Masjid Laila Muhithullah
      6. Masjid Muhithullah Laila Djafar

      Sekedar informasi, kata بحر Bahrun artinya laut dan محيط Muhith artinya samudera kemudian disandarkan kepada Allah Ta’ala sehingga menjadi Bahrullah dan Muhithullah.

      Semoga usulan nama ini bisa menginspirasi untuk bisa memunculkan nama yang mungkin lebih pas buat masjid yang sedang anda buat di dekat pantai. Barakallahu fiik.

      Reply
  13. Assalamualaikum, mohon bantuannya pak/ bu, saya sdg perencanaan utk pembangunan mesjid an alm ayah saya tetapi masih bingung utk nama nya. Nama ayah saya Muas Efendi, mohon di bantu nama mesjid yang cocok buat ayah saya. terimakasih, jazakumullah khair.

    Reply
    • Wa ‘alaikum salam warahmatullah wa barokatuh.
      Sebenarnya anda tidak perlu bingung. Nama almarhum ayah anda adalah nama yang bagus. Muas itu dugaan kami merujuk kepada nama sahabat Nabi ﷺ yang sangat terkenal, pakar di bidang hukum Islam yaitu Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu.

      Hanya saja mungkin lisan masyarakat indonesia lebih mudah kalau memanggilnya Muas. Wallahu a’lam. Jadi nama masjidnya bisa: Masjid Muas Efendi atau Masjid Mu’adz Effendi.

      Tidak perlu ragu memakai nama almarhum ayah anda ketika maknanya baik dan memang ditujukan untuk mengenang ayah anda. Wallahu a’lam. Semoga Allah memudahkan urusan anda.

      Reply
    • Waalaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

      Untuk nama masjid, sebenarnya selama tidak melanggar nama yang dilarang tidak masalah. Bab Alqut pun namanya juga bukan nama yang dilarang. Adapun makna Bab Alqut kami tidak tahu artinya. Bab artinya pintu. Sedangkan Alqut penulisan dengan huruf ta’ setahu kami artinya makanan.
      Jadi, makna bab alqut kami sendiri kurang paham.
      Wallahu a’lam bishshawab, mungkin pertanyaan bisa lebih spesifik atau bisa dijelaskan makna/kandungan arti kata yang diinginkan, sehingga kami dapat memberikan alternatif penulisan yang sesesuai dengan bahasa arabnya.

      Reply
  14. Saya membangun sebuah masjid di dalam komplek perumahan dgn biaya sendiri untuk digunakan warga dan saya beri nama Masjid Baiturrahman. Tetapi warga tetap menyebutnya Mushalla padahal warga juga melakukan sholat tahyatul masjid di sana. Bingung saya menyikapinya.

    Reply
    • Tulisan arab Mukminin menggunakan hamzah (المُؤْمِنِيْنَ). Untuk translate Indonesia sesuai KBBI menggunakan Mukminin. Sedangkan beberapa penerjemah buku mengunakan pengganti seperti ain tanda koma atas sehingga jadi Mu’minin.
      Silahkan, bisa dipilih sesuai kesepakatan pengurus masjid. Apabila ada pertanyaan lagi, silahkan tinggalkan komentar.
      Jazakumullah khoir atas pertanyaannya.

      Reply
  15. Assalamualaikum…
    Insyaallah kami akan membangun masjid di sebuah desa. Mohon masukan untuk pemberian nama yg terbaik dari gabungan tiga nama ini:
    Riduanto/ suami
    Renna/ istri
    Risky/anak
    Smoga masjid ini dapat segera di dirikan dan bermanfaat bagi umat muslim setempat. Amin.. Terimakasih pak🙏

    Reply
    • Wa’alaikum salam warahmatullah
      Barokallahu lakum fi malikum wa ahlikum. Semoga Allah memberkahi harta dan keluarga bapak. Terkait usulan nama masjid yang bisa kami berikan adalah berikut ini:

      1. Masjid Rizqi Ridhwana.
      2. Masjid Rizqina Ridhwanallah
      3. Masjid Ridhwana Rizqillah

      Demikian alternatif nama masjid yang bisa kami usulkan. Semoga bisa memantik munculnya ide lain yang lebih baik dan lebih pas dengan keadaan lingkungan dan keluarga bapak.

      Reply
  16. Mohon maaf saya mau bertanya

    Kira kira nama masjid yang artinya berkaitan dengan kemerdekaan dan kebebasan apa yaa??

    Mohon usulnya

    Jazakumullah wa Barakallahu fiikum…..

    Reply
    • Assalamualaikum

      Mohon maaf saya mau bertanya

      Kira kira nama masjid yang artinya berkaitan dengan kemerdekaan dan kebebasan apa yaa??

      Mohon usulnya

      Jazakumullah wa Barakallahu fiikum…..

      Reply
      • Wa a’alaikum salam warahmatullah wa barakatuh.
        Usulan alternatif nama masjid yang berkaitan dengan kemerdekaan dan kebebasan di antaranya adalah sebagai berikut:

        1. Masjid Al-Istiqlal (مسجد الاستقلال)
        Al Istiqlal artinya kemerdekaan.

        2. Masjid Al-Hurriyyah (مسجد الحرية )
        Al Hurriyah artinya kebebasan.

        Kami belum dapatkan alternatif nama lainnya yang semakna dengan kata di atas. Memang sudah banyak masjid yang menggunakan dua nama tersebut. Namun tidak ada masalah. Semoga kedua usulan nama ini bisa menginisiasi munculnya ide yang lebih baik.

        Reply
  17. Terimakasih atas usulnya….

    Akhirnya kami memutuskan nama Darul Huriyyah yang artinya rumah kebebasan

    Jazakumullah khairan

    Reply
  18. Assalamualaikum

    Saya mau bertanya…

    Kira kira nama masjid yang jarang dipakai apa yaaaa????

    Mohon jawabannya

    Jazakumullahu khairan

    Reply
  19. Assalamualaikum
    Insyaallah dari pihak keluarga kami akan membangun mesjid di sebuah desa.
    Kami ingin memberikan nama dengan gabungan dari nama orangtua masing masing dari bapak dan ibu kami.
    Mohon untuk saran namanya dari gabungan nama orangtua dari bapak dan ibu kami :
    Talla-Puji
    Puang Latang – Puang Impa

    Semoga mesjid ini bisa segera kita bangun dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
    Terimakasih sebelumnya, semoga direspon

    Reply
    • Wa a’alaikum salam warahmatullah wa barokatuh. Pertama kami ucapkan barokallahu fi maalikum wa ahlikum. Semoga Allah memberkahi harta dan keluarga anda. Terkait nama masjid yang hendak anda bangun, alternatif yang bisa kami usulkan adalah sebagai berikut:

      1. Masjid Talla Puang Latang
      2. Masjid Puji Puang Impa
      3. Masjid Talla Puang Impa
      4. Masjid Puji Puang Latang
      5. Masjid Talla Puang Latang Impa
      6. Masjid Puji Puang Latang Impa

      Pertimbangan kami dalam mengusulkan alternatif nama di atas:
      1. Memberi nama masid dengan nama orang , termasuk nama orang tua atau kakek-nenek, itu tidak ada masalah secara syar’i selama nama tersebut mengandung makna yang baik. Jadi sebenarnya dengan cara apa pun anda hendak menggabung nama orang tua dari bapak ibu anda, maka itu sah-sah saja.

      Tinggal mempertimbangkan aspek kewajaran di lingkungan sekitar anda dan aspek estetika. Ini terkait masalah teknis penggabungannya. Sebenarnya anda lebih tahu daripada kami dalam masalah tersebut.

      2. Berdasarkan hal tersebut, sejauh yang kami ketahui, “Puang” adalah gelar kebangsawanan di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, kami sengaja meletakkan nama orang tua anda yang didahului dengan Puang selalu di bagian akhir bukan di awal.

      Hal ini agar orang tidak salah paham. Misalnya, bila diletakkan di awal : Masjid Puang Latang Talla atau Masjid Puang Impa puji. Ini akan memunculkan asumsi bahwa Latang Talla atau Impa Puji adalah nama satu orang padahal nama dua orang. Selain itu, bisa dimaknai memberi gelar kebangsawanan kepada yang tidak berhak.

      Untuk itu kami selalu taruh di bagian belakang untuk mengantisipasi hal itu. Bila ternyata asumsi kami ini keliru, maka mohon dimaafkan karena keterbatasan pengetahuan kami tentang kultur di Sulawesi Selatan, khususnya wilayah dimana anda berasal.

      Demikian usulan nama masjid yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi anda untuk mencari gabungan yang lebih tepat dan lebih baik. wallahu a’lam.

      Reply
  20. Assalamualikum wrwb,
    mohon saran dan masukannya untuk nama mesjid dengan kata berikut:
    1. alternatif pertama dengan nama Mukhtar sebaiknya pakai Darul atau Baitul
    2. alternatif kedua dengan mengambil nama kawasan daerah atau tempat dengan kata Sinar Emas
    untuk bahasa arabnya jadi apa atau nama mesjidnya apa ?

    Terima kasih sebelumnya saya ucapkan atas saran dan masukannya

    Bunyamin

    Reply
    • Wa ‘alaikumus salam wa rahmatullah wa barokatuh. Usulan kami terkait nama masjid:
      1. Alternatif pertama:
      – Masjid Al-Mukhtar (اَلْمُخْتَارُ) Al Mukhtar maknanya yang terpilih.
      – Masjid Darul Mukhtar (دَارُ الْمُخْتَارِ). Darul Mukhtar maknanya rumah yang terpilih
      – Masjid Baitul Mukhtar (بَيْتُ الْمُخْتَارِ). Baitul Mukhtar maknanya rumah yang terpilih

      Bila senang dua kata, didahului kata Darul atau pun Baitul tidak ada masalah sebagaimana pada nomor kedua dan ketiga. Maknanya sama saja. Tinggal anda merasa enak yang mana. Ini masalah perasaan yang tentunya berbeda antara satu orang dengan yang lain.

      2. Altermatif kedua yang memakai Sinar Mas.
      – Masjid Nuurudzahab (نُوْرُ الذَّهَبِ)
      Makna Nuurudzahab adalah cahaya (sinar) emas.

      Kami belum menemukan pilihan lain untuk alternatif kedua selain menerjemahkan Sinar Mas ke dalam Bahasa Arab. Jadi hanya satu usulan saja untuk alternatif kedua.

      Demikian saran yang bisa kami berikan. Semoga bisa menginisiasi ide lain yang mungkin lebih pas dan tepat buat anda.
      Salam dari kami PabrikJamMasjid.com

      Reply
  21. assalamualaikum insha allah keluarga ingin mendirikan sebuah musholla di kampung halaman dengan nama musholla bani aboesono sesuai dengan nama keluarga besar kami yg saya tanyakan bagaimana penulisan dalam bahasa arab yang benar dan mungkin ada makna yg tersimpan dari nama itu makasih banyak

    Reply
    • Wa a’alaikum salam wa rahmatullah wa barakaatuh.
      Sebelumnya kami sampaikan harapan semoga Allah Ta’ala memudahkan proses pembangunan mushola bagi kaum Muslimin di kampung anda. Barokallahu fiik.

      Tulisan Arab dari Bani Abuesono kurang lebih demikian:
      بَنِي أَبُو سُوْنُوْ

      Kalau Masjid Aboesono tulisannya:
      مَسْجِدُ بَنِي أَبُو سُوْنُوْ

      Kami mengatakan “kurang lebih” karena sejauh yang kami tahu -setelah menelusuri website kamus bahasa Arab-Arab yang besar- tidak kami dapati kata tersebut dalam Bahasa Arab. Sehingga yang bisa kami lakukan adalah mendekatkan lafal dari nama tersebut ke dalam lafazh Arab. Dengan demikian, kami tidak mengetahui makna yang terkandung di balik nama Bani Aboesono.

      Kalau kata Bani adalah kata Arab berarti keturunan sedangkan Abu adalah kata Arab yang berarti ayah. Misalnya sahabat Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu itu artinya ayahnya Bakar. Itu panggilan sehari hari. Nama Abu Bakar adalah Abdullah. Namun banyak yang tidak tahu. Ini sekedar pembanding saja tentang penggunaan kata Abu dalam kultur Arab.
      Sedangkan kata Sono kami tidak mengetahui maknanya dalam Bahasa Arab karena memang tidak berakar dari Bahasa Arab.

      Makna kedua, Abuesono merupakan satu nama tersendiri. Jadi, makna Bani Abuesono adalah keturunan Abuesono.
      Penggunaan nama dan menisbatkannya untuk nama masjid tidak mengapa sebagaimana sudah dibahas dalam artikel diatas.
      Adapun untuk penggunaan makna kedua, maka penulisan arabnya seperti ini
      مَسْجِدُ بَنِي أَبُوسُوْنُوْ
      Setelah huruf wawu tidak perlu ada spasi, langsung disambung dengan huruf sin.

      Wallahu a’lam. Semoga penjelasan ini bermanfaat.
      Salam dari kami PabrikJamMasjid.com

      Reply
  22. Mohon penjelasan
    Saya ingin mencari nama masjid yang sesuai dengan nama Iqbal.
    Ada apa-apa cadangan tak?
    terima kasih..

    Reply
    • Ada beberapa nama masjid yang bisa kami usulkan, yaitu:
      1. Masjid Al-‘Iqbaal ‘Alallah ( الإِقْبَالُ عَلَى اللهِ)
      2. Masjid Al-Iqbal (الإِقْبَالُ)
      3. Masjid Muhammad Iqbal.
      Sekedar informasi, Dr. Muhammad Iqbal adalah seorang penyair, politisi dan filsuf besar Muslim yang sangat terkenal di dunia Islam wafat tahun 1938. Dia dikenal sebagai Bapak Pakistan.
      4. Anda bisa juga menggunakan nama lengkap anda sendiri sebagai nama masjid. Namun, anda perlu mempertimbangkan berbagai sisinya tentang penggunaan nama anda sepenuhnya. Hukum asalnya boleh. Hanya saja, terkait kultur atau budaya dan tradisi di tempat anda memungkinkan apa tidak.

      Demikian usulan nama-nama masjid terkait dengan nama Iqbal. Semoga bisa menginspirasi munculnya ide lain yang lebih baik dan lebih tepat. wallahu a’lam

      Reply
  23. Assalamu’alaikum…afwan bertanya n rekomen nama mushola yang sedang dibangun. Rencana mau dipakai nama alm n almh ortu Nawawi, siti robayah n alm adik laki2 Idham khalid. Apa nama diatas bisa digabung. Jazakallahu khairan katsiron

    Reply
    • Wa ‘alaikumus salaam warahmatullah wa barokaatuh.

      Pada prinsipnya, memberi masjid atau mushola dengan nama seseorang itu diperbolehkan selama makna nama itu baik. Kemudian, mengenai masalah penggabungan beberapa nama menjadi satu, itu boleh juga dilakukan sepanjang hal tersebut memungkinkan.

      Terkait dengan pertanyaan anda apakah bisa menggabung nama almarhum ayah dan adik serta almarhumah ibu, bila itu mungkin dilakukan tidak ada masalah. Kami berupaya untuk menggabungkan ketiga nama tersebut. Mengenai keputusannya ada di tangan anda, apakah terdengar aneh atau tidak di lingkungan dimana anda berada.

      Selain itu kami juga mengusulkan nama masjid yang tidak merupakan gabungan dari ketiga nama tadi, sebagai alternatif. Karena pada prinsipnya bukan nama yang ditulis di masjid tapi niatan bahwa pembangunan masjid tersebut pahalanya disedekahkan untuk kedua orang tua dan adik yang sudah meninggal dunia.
      Yang dicatat di sisi Allah Ta’ala adalah niat dan tujuannya, bukan apa yang terlihat di masyarakat manusia. Jadi kalaulah memilih salah satu nama saja, itu tidak berarti pahalanya hanya mengalir untuk satu nama itu saja. Wallahu a’lam.

      Berikut ini nama mushola yang kami usulkan:
      1. Mushola Nawawi Robayah
      2. Mushola Siti Robayah
      3. Mushola Nawawi Khalid
      4. Mushola Khalid Robayah
      5. Mushola Khalid Nawawi Robayah
      6. Mushola Idham Nawawi Robayah

      Demikian usulan beberapa nama mushola berdasarkan nama orang tua dan adik anda yang kami tawarkan. Semoga usulan ini bisa menginisiasi munculnya ide lain yang lebih baik dan lebih tepat bagi keluarga anda dan masyarakat di mana anda berada.

      Reply
  24. assalamualaikum wr. wb.
    nama saya Khamim
    nama panggilan Amin
    saya tinggal di Bandung
    mohon masukan nama buat mushola yang mau saya bangun bersama masyarakat setempat di tanah pribadi saya
    mohon nama masukan nama musholanya yang ada kaitannya dengan nama saya
    terimakasih wassalamualaikum wr. wb.

    Reply
    • Wa ‘alaikum salam wa rahmatullah wa barokatuh.

      Nama الخَمِيْمٌ al-khamiim secara bahasa berarti المَمْدُوْحُ al-mamduuh artinya terpuji, terhormat, mulia. Sedangkan الأَمِيْنُ al-amiin artinya terpercaya atau sangat amanah. Dua nama ini maknanya bagus. Bisa dipakai sebagai nama masjid. Bisa sendiri-sendiri, bisa digabung langsung atau pakai tambahan kata yang lain.

      Nama mushala yang bisa kami usulkan adalah sebagai berikut:
      1. Mushala Al-Amin
      2. Mushala Al-Khamim
      3. Mushala Amin Khamim
      4. Mushala Khamim Amin
      5. Mushala Baitul Amin
      6. Mushala Baitul Khamim

      Demikianlah beberapa nama mushala yang bisa kami usulkan kepada anda. Semoga bisa memancing ide lain yang mungkin lebih pas buat anda sekeluarga. Semoga Mushala tersebut diberkahi dan menjadi mushala yang makmur. Barokallahu fiik.

      Reply
  25. assalamualaikum wr. wb.
    Saya mau bertanya apa boleh mushola bantuan dari masyarakat di buat nama pribadi almarhum nenek saya ,soal nya saya tidak setuju ,yang bagian saudara2 saya setuju kalau mushola sedang di bangun masyarakat itu di buat nama almarhum nenek saya,dan bagian keluarga saya cuman setuju buat nama dari almarhum nenek saya,yang masyarakat belum tentu setuju apa tidak setuju nya ,tolong jelaskan dan terimakasih
    wassalamualaikum wr. wb.

    Reply
    • Wa a’alaikum salam warahmatullah wa barokatuh.

      Pada dasarnya memberi nama mushala atau masjid dengan nama orang yang membangunnya atau yang shalat di dalamnya itu diperbolehkan. Hal ini sudah lazim di zaman Nabi ﷺ.

      Di antara dalilnya adalah sebagai berikut:

      Hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,
      أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم سَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي قَدْ أُضْمِرَتْ مِنْ الْحَفْيَاءِ إلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَسَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي لَمْ تُضْمَرْ مِنْ الثَّنِيَّةِ إلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ

      “Sesungguhnya Rasulullah ﷺ pernah mengikuti lomba kuda yang dikempiskan dari Hafaya’ dan berakhir di Tsaniyyatul Wada’, dan mengikuti lomba kuda yang tidak dikempiskan perutnya dari Tsaniyyah sampai Masjid Bani Zuraiq.” [Hadits riwayat Al-Bukhari]

      Imam Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari mengatakan, “Bisa diambil faedah dari hadits ini yaitu diperbolehkan menyandarkan masjid kepada yang membangunnya atau kepada orang yang shalat di dalamnya. Demikian juga diperbolehkan menyandarkan amalan kebaikan kepada para pelakunya.”

      Bila mushala bantuan dari masyarakat itu tanahnya merupakan wakaf dari keluarga anda maka bisa saja diberi nama nenek anda selama hal itu tidak akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

      Bila dikhawatirkan akan menimbulkan fitnah di masyarakat maka sebaiknya dihindari agar kerukunan atau harmoni sesama Muslim tetap terpelihara dan masyarakat bisa merasa nyaman dalam menjalankan ibadah shalat.

      Bila keluarga anda sama sekali tidak berperan dalam pembangunannya baik dengan memberikan wakaf tanah atau bantuan lainnya, maka sebaiknya dihindari penggunaan dengan nama pribadi nenek anda.

      Akan lebih baik bila menggunakan nama lain yang netral misalnya memberi nama dengan nama kampung tersebut atau tokoh ulama terkenal di daerah itu atau di Indonesia ini atau di dunia Islam atau di dalam sejarah Islam. Wallahu a’lam.

      Reply
  26. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wamaghfirotuh waridhwanuh 🙏🙏🙏, mohon maaf mau minta usulan nama musholla yg akan kami bangun selepas kepergian Almarhum Cipto Waluyo, apa mungkin bisa memberi nama mushollanya dengan menisbatkan nama almarhum?
    Atau mungkin punya usulan atau masukan lain🙏🙏🙏
    Syukron jazilan lakum Minna jazilus Syukri
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh wamaghfirotuh waridhwanuh 🙏

    Reply
    • Wa ‘alaikum salam warahmatullah wa barokatuh

      Anda bisa menggunakan nama bapak Cipto Waluyo sebagai nama mushala yang hendak dibangun. Seseorang boleh memberi nama mushala atau masjid yang dibangun dengan nama orang.
      Hal ini berdasarkan Hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,

      أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم سَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي قَدْ أُضْمِرَتْ مِنْ الْحَفْيَاءِ إلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَسَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي لَمْ تُضْمَرْ مِنْ الثَّنِيَّةِ إلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ

      “Sesungguhnya Rasulullah ﷺ pernah mengikuti lomba kuda yang dikempiskan dari Hafaya’ dan berakhir di Tsaniyyatul Wada’, dan mengikuti lomba kuda yang tidak dikempiskan perutnya dari Tsaniyyah sampai Masjid Bani Zuraiq.” [Hadits riwayat Al-Bukhari ]

      Imam Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah dalam kitab Fathul Bari menjelaskan kandungan hadits ini dengan mengatakan,”Bisa diambil faedah dari hadits ini yaitu diperbolehkan menyandarkan masjid kepada yang membangunnya atau kepada orang yang shalat di dalamnya. Demikian juga diperbolehkan menyandarkan amalan kebaikan kepada para pelakunya.” (referensi: https://islamqa.info/ar/answers/71301/%D8%AD%D9%83%D9%85-%D8%AA%D8%B3%D9%85%D9%8A%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D8%AC%D8%AF-%D8%A8%D8%A7%D8%B3%D9%85-%D8%B4%D8%AE%D8%B5-%D9%85%D8%B9%D9%8A%D9%86)

      Bila hendak menggunakan nama yang lain maka anda bisa menggunakan nama para sahabat Nabi Muhammad ﷺ, atau nama para ulama di dunia yang sangat terkenal atau nama ulama terkenal di Indonesia yang sudah meninggal atau nama ulama di wilayah anda yang sangat dihormati yang sudah meninggal dunia atau nama lain yang memiliki kandungan makna yang baik.

      Bisa juga dengan menggunakan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala namun bukan nama yang menjadi kekhususan bagi Allah Ta’ala. Kami tidak sebutkan nama secara spesifik agar anda bisa memiliki keleluasaan dalam menentukan pilihan nama masjid.
      Untuk lebih jelasnya bisa dibaca tulisan tentang panduan pemberian nama masjid. Demikian jawaban dari kami. Semoga bermanfaat.

      Reply
  27. Tapi apakah anda lebih punya saran untuk nama yg bagus?
    Yg seandainya anda ingin membangun masjid, maka akan anda berikan nama apa?

    Reply

Leave a Comment