Download Mp3 30 Juz Syaikh Dr. Abdullah Al-Mathrud Disertai Profil Beliau

Syaikh Abdullah Al-Mathrud adalah salah satu Qari’ yang tidak hanya terkenal di Saudi Arabia namun juga di dunia Islam, termasuk di Indonesia. Mayoritas Muslim di Indonesia sangat akrab dengan lantunan bacaan tilawah murottal Syaikh Al-Mathrud.

Hanya saja mungkin sebagian dari mereka tidak tahu nama qari’ yang melantunkan tilawah tersebut saat di bunyikan di masjid-masjid menjelang Shubuh, atau shalat Jumat. Padahal bisa jadi itu merupakan bacaan syaikh Abdullah Al Mathrud.

Tulisan berikut akan menjelaskan secara ringkas tentang profil Syaikh Abdullah Al-Mathrud. Semoga saja bisa memberikan tambahan informasi yang benar tentang identitas beliau, sejarah hidupnya, pendidikannya dan berbagai pengalamannya.

Profil Syaikh Al Mathrud

Nama

Nama: Abdullah bin Muhammad bin Abdullah Al-Mathrud (عبد الله بن محمد بن عبد الله المطرود)

Tanggal Lahir

Tanggal Lahir: lahir pada tahun 1383 H /1963 di Al-Kharj, Kerajaan Arab Saudi.

Umur

58 tahun (tahun 2021)

Murottal Syaikh Abdullah Al Mathrud

Download Murottal Syaikh Abdullah Al Mathrud
NoNama SuratLink DownloadDurasi
1Surah Al-FatihahKlik disini00:00:49
2Surah Al-BaqarahKlik disini02:19:43
3Surah Ali ‘ImranKlik disini01:17:46
4Surah An-Nisa’Klik disini01:30:33
5Surah Al-Ma’idahKlik disini01:05:31
6Surah Al-An’amKlik disini01:13:10
7Surah Al-A’rafKlik disini01:17:25
8Surah Al-AnfalKlik disini00:27:29
9Surah At-TaubahKlik disini00:59:23
10Surah YunusKlik disini00:40:19
11Surah HudKlik disini00:44:14
12Surah YusufKlik disini00:33:12
13Surah Ar-Ra’dKlik disini00:15:08
14Surah IbrahimKlik disini00:16:19
15Surah Al-HijrKlik disini00:12:35
16Surah An-NahlKlik disini00:40:32
17Surah Al-Isra’Klik disini00:32:46
18Surah Al-KahfKlik disini00:31:14
19Surah MaryamKlik disini00:19:04
20Surah Ta HaKlik disini00:26:02
21Surah Al-AnbiyaKlik disini00:27:32
22Surah Al-HajjKlik disini00:26:32
23Surah Al-Mu’minunKlik disini00:22:56
24Surah An-NurKlik disini00:29:30
25Surah Al-FurqanKlik disini00:18:51
26Surah Asy-Syu’ara’Klik disini00:27:51
27Surah An-NamlKlik disini00:25:32
28Surah Al-QashasKlik disini00:30:26
29Surah Al-‘AnkabutKlik disini00:21:07
30Surah Ar-RumKlik disini00:17:02
31Surah LuqmanKlik disini00:11:44
32Surah As-SajdahKlik disini00:08:07
33Surah Al-AhzabKlik disini00:30:31
34Surah Saba’Klik disini00:18:41
35Surah FatirKlik disini00:17:48
36Surah Ya SinKlik disini00:15:02
37Surah As-SaffatKlik disini00:20:50
38Surah SadKlik disini00:15:26
39Surah Az-ZumarKlik disini19:37:00
40Surah GhafirKlik disini00:26:25
41Surah FussilatKlik disini00:18:03
42Surah Asy-SyuraKlik disini00:18:51
43Surah Az-ZukhrufKlik disini00:19:51
44Surah Ad-DukhanKlik disini00:08:01
45Surah Al-JasiyahKlik disini00:10:57
46Surah Al-AhqafKlik disini00:14:01
47Surah MuhammadKlik disini00:11:45
48Surah Al-FathKlik disini00:10:50
49Surah Al-HujuratKlik disini00:07:35
50Surah QafKlik disini00:08:35
51Surah Az-ZariyatKlik disini00:07:25
52Surah At-TurKlik disini00:06:43
53Surah An-NajmKlik disini00:07:30
54Surah Al-QamarKlik disini00:07:53
55Surah Ar-RahmanKlik disini00:09:20
56Surah Al-Waqi’ahKlik disini00:09:48
57Surah Al-HadidKlik disini00:12:31
58Surah Al-MujadilahKlik disini00:09:44
59Surah Al-HasyrKlik disini00:10:37
60Surah Al-MumtahanahKlik disini00:08:03
61Surah As-SaffKlik disini00:04:33
62Surah Al-Jumu’ahKlik disini00:03:33
63Surah Al-MunafiqunKlik disini00:03:59
64Surah At-TagabunKlik disini00:05:02
65Surah At-TalaqKlik disini00:05:56
66Surah At-TahrimKlik disini00:05:44
67Surah Al-MulkKlik disini00:06:51
68Surah Al-QalamKlik disini00:06:19
69Surah Al-HaqqahKlik disini00:06:19
70Surah Al-Ma’arijKlik disini00:04:27
71Surah NuhKlik disini00:05:12
72Surah Al-JinnKlik disini00:06:21
73Surah Al-MuzzammilKlik disini00:04:15
74Surah Al-MuddassirKlik disini00:06:05
75Surah Al-QiyamahKlik disini00:04:10
76Surah Al-InsanKlik disini00:05:57
77Surah Al-MursalatKlik disini00:04:44
78Surah An-Naba’Klik disini00:04:25
79Surah An-Nazi’atKlik disini00:04:09
80Surah ‘AbasaKlik disini00:03:10
81Surah At-TakwirKlik disini00:02:24
82Surah Al-InfitarKlik disini00:01:42
83Surah Al-TatfifKlik disini00:03:46
84Surah Al-InsyiqaqKlik disini00:02:10
85Surah Al-BurujKlik disini00:02:14
86Surah At-TariqKlik disini00:01:19
87Surah Al-A’laKlik disini00:01:29
88Surah Al-GasyiyahKlik disini00:01:59
89Surah Al-FajrKlik disini00:02:53
90Surah Al-BaladKlik disini00:01:48
91Surah Asy-SyamsKlik disini00:01:15
92Surah Al-LailKlik disini00:01:54
93Surah Ad-DuhaKlik disini00:00:56
94Surah Al-InsyirahKlik disini00:00:33
95Surah At-TinKlik disini00:00:47
96Surah Al-‘AlaqKlik disini00:01:30
97Surah Al-QadrKlik disini00:00:40
98Surah Al-BayyinahKlik disini00:01:48
99Surah Az-ZalzalahKlik disini00:00:47
100Surah Al-‘AdiyatKlik disini00:00:55
101Surah Al-Qari’ahKlik disini00:00:49
102Surah At-TakasurKlik disini00:00:41
103Surah Al-‘AsrKlik disini00:00:22
104Surah Al-HumazahKlik disini00:00:46
105Surah Al-FilKlik disini00:00:33
106Surah QuraisyKlik disini00:00:31
107Surah Al-Ma’unKlik disini00:00:38
108Surah Al-KausarKlik disini00:00:18
109Surah Al-KafirunKlik disini00:00:33
110Surah An-NasrKlik disini00:00:26
111Surah Al-LahabKlik disini00:00:31
112Surah Al-IkhlasKlik disini00:00:19
113Surah Al-FalaqKlik disini00:00:27
114Surah An-NaasKlik disini00:00:32

Sejarah

Syaikh Abdullah Al-Mathrud selama masa mudanya dikenal karena menyanyi di teater, aktif dalam pertunjukkan seni, dan terlibat dalam akting, selain berlatih sejumlah olahraga seperti senam, sepak bola, dan bola voli.

Allah berkehendak, semasa SMA, Abdullah Al-Mathrud bertemu dengan seorang guru yang menasihatinya untuk fokus membaca Al-Qur’an dan nasyid Islami dan mendorongnya untuk melakukannya, dan mengajukannya sebagai imam di sebuah masjid di Riyadh.

Kisah ini merupakan tahap yang menentukan dalam kehidupan Syaikh Abdullah Al-Mathrud. Karena itu, dia memutuskan untuk meninggalkan nyanyian dan musik dan hal-hal yang terkait dengannya.

Beliau mengabdikan dirinya untuk mempelajari ilmu syar’i secara akademis di universitas, dan dengan cara tradisional di tangan sejumlah syaikh terkemuka Saudi seperti Syaikh Muhammad Zakir, Syaikh Muhammad al-Syihri, dan Syaikh Falah Mutlaq. Beliau mengambil dari mereka ilmu-ilmu Al-Qur’an, kaidah tajwid, dan lain-lain.

Sejalan dengan hal ini, Syaikh Abdullah Al-Mathrud memperoleh ijazah dalam Al-Qur’an dan ilmu Al-Quran, dan gelar master dalam Injil Matheus, pada tahun 1415 H, dan pada tahun 1424 H, jalur akademisnya yang istimewa adalah dengan memperoleh gelar doktor untuk disertasi berjudul Juhudul Ulama’ as-Salaf fi ar-Raddi ‘ala Ash-Shufiyyah fi Al – Qarn Ar-Rabi’ Al-Hijri (Upaya Para Ulama Salaf dalam Menangkal Sufisme pada Abad Keempat H) dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di Kerajaan Arab Saudi.

Setelah lulus, Syekh Abdullah Al-Matroud menduduki sejumlah jabatan agama dan pendidikan.[i]

Pengalaman

Berikut sejumlah posisi dan jabatan yang sempat dipegang oleh Syaikh Abdulah Al-Mathrud:

  • Pada tahun 1399 H diangkat sebagai imam di masjid Ghubairah.
  • Sebagai Imam Masjid Amir Khalid bin Su’ud di lingkungan Al-‘Uraija’. Inilah yang menjadi titik tolak yang sesungguhnya yang membuat dirinya terkenal di kota Riyadh dan sekitarnya.
  • Imam dan Khatib di Masjid Jami’ Amir Bandar bin Abdul Aziz di Riyadh.
  • Sebagai guru di bidang pendidikan dan pengajaran.
  • Sebagai anggota lembaga Dakwah wal Irsyad.
  • Otoritas resmi untuk akad pernikahan di Riyadh.[ii]

Pendidikan

Syaikh Abdullah Al-Mathrud memperoleh gelar sarjana di bidang Al-Qur’an dan Ilmu Al-Quran dan gelar master dalam Injil Matius 1415 H, dan akhirnya memperoleh gelar Ph.D..

Disertasi beliau Juhudul Ulama’ As-Salaf fi Ar-Raddi ‘ala Ash-Shufiyyah fi Al-Qarn Ar-Rabi’ Al-Hijri (Upaya para ulama salaf dalam menyikapi tasawuf di abad keempat Hijriyah pada 1424 H, dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud.

Syaikh belajar secara langsung dalam sebagian keadaannya kepada sejumlah syaikh, yang paling terkemuka adalah: Syaikh Muhammad Zakir, dan Syaikh Muhammad al-Syihri, dan Syaikh Falah Mutlaq.[iii]

Hal menarik dari Syaikh Mathrud

Ada hal menarik dari diri Syaikh Abdullah Al-Mathrud selain suaranya yang indah dan bacaannya yang penuh kekhusyu’an, yang menyentuh hati siapa saja yang mendengarnya. Yaitu tentang masa lalu beliau. Ternyata dahulu keadaan beliau sebagaimana kebanyakan pemuda yang suka dunia seni, lagu dan olah raga.

Syaikh Abdullah Al-Mathrud menceritakan kisah transformasinya menjadi seorang qari’ sebagai berikut:

”Pada awal hidup saya, pada masa SMP dan SMA, saya adalah seorang penyanyi, di mana saya biasa bernyanyi di teater. Saya adalah seorang atlet di mana saya mendapat tempat pertama dalam lomba senam di tingkat dasar di wilayah Riyadh.

Saya adalah penjaga gawang di sepak bola, saya bermain tenis dan bola voli. Demikian pula saya adalah seorang aktor, dan saya mendapat tempat pertama di tingkat Kerajaan di wilayah Jeddah.

Di awal sekolah menengah, ada seorang profesor hebat bernama Falah bin Mubarak Al-‘Athri mengajar di SMA Riyadh. Dia adalah salah satu alasan yang membuat saya mengikuti jalan hidayah dan dakwah kepada Allah.

Dia mendengar suara saya dalam membaca Al-Qur’an dan mendorong saya untuk itu lalu berkata,”Itu lebih baik daripada bernyanyi.” Lantas saya mulai menghafal Al-Qur’an dan nasyid Islami, dan terus bejalan di jalan yang indah ini.

Di antara dorongan guru ini kepada saya adalah dengan mengajukan saya sebagai imam di salah satu masjid. Setelah itu Allah membukakan jalan untuk saya dan saya berjalan ke jalan yang benar, alhamdulillah.[iv]

Komentar Ulama Syaikh Al Mathrud

Ini bukan merupakan komentar ulama terhadap Syaikh Abdullah Al Mathrud namun bisa menggambarkan bagaimana seorang ulama besar memberikan penerimaan kepada Syaikh Mathrud.

Syaikh Abdullah al-Mathrud ini sangat disukai oleh Syaikh Abdul Azis bin Baz. Pernah suatu kali Syaikh Mathrud ada dalam majlis ilmu Syaikh bin Baz maka Syaikh bin Baz memintanya untuk membaca sejumlah ayat al-Quran.

Setelah itu Syaikh bin Baz memberikan penjelasan terkait ayat tersebut. Di lain waktu Syaikh Mathrud sedang berkunjung ke rumah Syaikh bin Baz, lalu Syaikh bin Baz memintanya agar membaca al-Quran.

Tak lama kemudian, Syaikh Mathrud melihat kedua mata Syaikh bin Baz mengalirkan air mata. Saking senangnya Syaikh bin Baz dengan lantunan tilawah Syaikh Mathrud, suatu kali Syaikh bin Baz bersikeras untuk shalat Isya’ dan tarawih bersama dirinya saat Ramadhan ketika Syaikh Mathrud menjadi Imam di Masjid Jami’ Fathimah Az-Zahra.[v]

Demikian profil singkat Syaikh Abdullah Al-Mathrud. Semoga bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.


[i] http://www.assajda.com/ar/abdullah-matrood-5.html

[ii] Ibid.

[iii] https://www.mazameer.com/vb/threads/134211/

[iv] http://midad.com/scholar/928/%D8%B9%D8%A8%D8%AF%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B7%D8%B1%D9%88%D8%AF

[v] https://www.aleqt.com/2009/02/13/article_195533.html dan juga https://www.mazameer.com/vb/threads/134211/

Print Friendly, PDF & Email