Pidato Bahasa Arab Tentang Dzikir dan Artinya Singkat

Pidato Bahasa Arab Tentang Dzikir dan Artinya Singkat

Contoh pidato singkat bahasa arab tentang dzikir disertai arti dan harokat lengkap dengan judul Fadhludz Dzikri / Keutamaan Dzikir

Tema Pidato bahasa arab tentang dzikir ini membahas tentang keutamaan dzikir, pahala, serta contoh dzikir yang ringan dan berpahala tinggi. Berikut pidato tentang dzikir selengkapnya:

Keutamaan Dzikir

فَضْلُ الذِّكْرِ

Pembukaan Pidato

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الـمُرْسَلِينَ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ، أَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Kepada-Nya kami memohon pertolongan dalam urusan dunia dan agama. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan atas rasul yang paling mulia, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Adapun sesudah itu:

Isi Pidato

اِعْلَمُوا أَيُّهَا الْإِخْوَةُ الْمُؤْمِنُوْنَ أَنَّ الذِّكْرَ يُرْضِي الرَّحْمَنَ، وَيَطْرُدُ الشَّيْطَانَ، وَيُزِيْلُ الْهَمَّ عَنِ الْقَلْبِ، وَيُدْخِلُ فِيْهِ الْفَرْحَ وَالسُّرُوْرَ، وَأَنَّ ذِكْرَ اللهِ تَعَالَى فِي الْعَافِيَةِ مِمَّا يُعِيْنُ الْعَبْدَ عَلَى عَدَمِ نِسْيَانِهِ فِي وَقْتِ الشِّدَّةِ.

وَلِنَتَعَرَّفَ مَعًا عَلَى بَعْضِ أَسْرَارِ الْأَذْكَارِ، فَمِنْ أَسْرَارِ الذِّكْرِ أَنَّ اللهَ يَذْكُرُ مَنْ يَذْكُرُهُ، قَالَ اللهُ تَعَالَى: ﴿فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ ﴾ [البقرة: 152].

 وَرَوَى مُسْلِمٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّهُمَا شَهِدَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أنَّهُ قَالَ: «لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُوْنَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا حَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ، وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ، وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِيْنَةُ، وَذَكَرَهُمْ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ . رَوَاهُ مُسْلِمٌ (4868).

وَالذِّكْرُ أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ عَمَلٌ يَسِيْرٌ وَأَجْرُهُ عَظِيْمٌ، وَمِنْهُ التَّسْبِيْحُ، وَالذِّكْرُ بِالتَّسْبِيْحِ مِنْ أَثْقَلِ الْأَعْمَالِ عِنْدَ اللهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، وَمِنْ ذَلِكَ مَا رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الميزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ، سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ. متفق عليه: رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ (6406)، و مُسْلِمٌ (2694)

وَمِنْ أَسْرَارِ تَسْبِيْحِ اللهِ جَلَّ جَلَالُهُ أَنَّهُ سَبَبٌ مِنْ أَسْبَابِ مَغْفِرَةِ الذُّنُوْبِ، رَوَى الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ قَالَ: سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ، حُطَّتْ خَطَايَاهُ، وَإنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ البَحْرِ . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ: رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ (6405)، و مُسْلِمٌ (2691)

Ketahuilah wahai saudara-saudara yang beriman! Sesungguhnya dzikir itu membuat ridha Tuhan Yang Maha Penyayang, mengusir setan, menghilangkan keresahan dari hati serta memasukkan ke kegembiraan dan kebahagiaan ke dalam hati.

Berdzikir kepada Allah Ta’ala di kala sehat dan selamat itu akan membantu seorang hamba untuk tidak melupakan Allah di masa sulit.

Marilah kita bersama- sama mempelajari sebagian dari rahasia dzikir. Di antara rahasia dzikir adalah bahwa Allah akan mengingat orang yang mengingat-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ ࣖ – ١٥٢

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku. [Al-Baqarah: 152]

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhuma bahwa keduanya menyaksikan Nabi ﷺ bersabda,”Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla kecuali para Malaikat akan mengelilingi mereka, rahmat akan meliputi mereka, ketenangan akan turun kepada mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan malaikat di sisi-Nya.” [Hadits riwayat Muslim 2868]

Wahai kaum Muslimin! Dzikir itu amal ringan berpahala besar. Di antaranya adalah mengucapkan tasbih. Dzikir dengan mengucapkan subhanallah itu termasuk amal yang paling berat bobotnya di sisi Allah Ta’ala.

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi ﷺ , beliau bersabda,”Dua kata yang ringan di lisan, berat di mizan (timbangan amal), dicintai Ar-Rahman (Yang Maha Penyayang): Subhanallahil ‘azhim, subhanallahi wa bihamdih.” [Hadits riwayat Al- Bukhari no. 6406 dan Muslim no. 2694.

Di antara rahasia ucapan tasbih kepada Allah Jalla Jallaluhu adalah ia merupakan salah satu sebab diampuninya dosa-dosa. Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,”Rasulullah ﷺ bersabda,”Siapa saja yang mengucapkan: Subhanallahi wa bihamdih sehari seratus kali, dihapuskan kesalahan-kesalahannya meskipun sebanyak buih di laut.” [Muttafaq ‘alaih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 6405 dan Muslim no. 2691] [i]

Penutup Pidato

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Saya memohon ampun kepada Allah Ta’ala yang Maha Agung untuk diri saya dan anda sekalian dan seluruh kaum Muslimin. Mohonlah ampunan kepada-Nya sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang.


[i]https://www.alukah.net/sharia/0/137072/%D8%AE%D8%B7%D8%A8%D8%A9%D9%82%D8%B5%D9%8A%D8%B1%D8%A9-%D8%B9%D9%86-%D8%A7%D9%84%D8%B0%D9%83%D8%B1/

Leave a Comment