Pidato Bahasa Arab Tentang Jihad di Jalan Allah dan Artinya

Pidato Bahasa Arab Tentang Jihad di Jalan Allah dan Artinya

Ceramah bahasa arab singkat tentang jihad disertai arti dan harokat lengkap dengan judul Fadlul Jihad fi Sabilillah / Keutamaan Jihad di Jalan Allah

Tema ceramah pidato bahasa arab tentang jihad ini membahas keutamaan jihad serta pahala bagi yang berjihad di jalan Allah dan jihad bukanlah sebuah tujuan akan tetapi sebuah wasilah agar agama Allah ditinggikan di bumi ini.

Berikut pidato tentang jihad selengkapnya:

Keutamaan Jihad di Jalan Allah

فَضْلُ الْجِهَادِ فِي سَبِيلِ اللهِ -عَزَّ وَجَلَّ

Pembukaan Pidato

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Kepada-Nya kami memohon pertolongan dalam semua urusan dunia dan agama. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasul paling mulia, keluarganya dan seluruh sahabatnya.

Isi Pidato

أَيُّهَا الْإِخْوَةُ الكِرَامُ :فَقَدِ امْتَحَنَ اللهُ -جَلَّ وَعَلَا- عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِينَ بِالصَّلَاةِ وَالسُّجُودِ وَالرُّكُوعِ فَاسْتَجَابُوا طَائِعِينَ, وَامْتَحَنَهُمْ بِالزَّكَاةِ وَدَفْعِ الْمَالِ فَاسْتَجَابُوا طَائِعِينَ, وَامْتَحَنَهُمْ بِالْحَجِّ وَالصَّوْمِ وَتَرْكِ الشَّهَوَاتِ فَلَبَّوْا كَذَلِكَ طَائِعِينَ.

ثُمَّ جَاءَ الِامْتِحَانُ الْأَكْبَرُ وَالِاخْتِبَارُ الْأَعْظَمُ، فَكَانَ أَنْ طَلَبَ مِنْهُمْ أَرْوَاحَهُمْ وَأَنْفُسَهُمْ يَبْذُلُونَهَا فِي سَاحَاتِ الْجِهَادِ فَتَقَدَّمَ أَقْوَامٌ وَتَأخَّرَ آخَرُونَ.

تَأَخَّرَ الْمُنَافِقُونَ: {وَإِذَا أُنزِلَتْ سُورَةٌ أَنْ آمِنُوا بِاللَّهِ وَجَاهِدُوا مَعَ رَسُولِهِ اسْتَأْذَنَكَ أُولُو الطَّوْلِ مِنْهُمْ وَقَالُوا ذَرْنَا نَكُن مَّعَ الْقَاعِدِينَ} [التوبة: 86]

وَتَقَدَّمَ الصَّادِقُونَ, قَالَ -جَلَّ وَعَلَا-: {لَٰكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ وَأُولَٰئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ} [التوبة: 88]

فَفَرَّقَ اللهُ -عَزَّ وَجَلَّ- بِالْجِهَادِ بَيْنَ الصَّادِقِينَ وَالْكَاذِبِينَ, بَيْنَ الْمُحِبِّينَ للهِ وَرَسولِهِ ﷺ وَالْمُدَّعِينَ

إِنَّ الْجِهَادَ فِي سَبِيلِ اللهِ هُوَ أَعْظَمُ الْأَعْمَالِ وَأَزْكَاهَا, وَهُوَ أَيْسَرُ الطُّرُقِ إِلَى رِضْوَانِ اللهِ تَعَالَى وَالْجَنَّةِ, وَلِذَلِكَ قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: ((لَوْلا أَنْ يَشُقَّ عَلَى المُسلِمِينَ مَا قَعَدْتُ خِلافَ سَرِيَّةٍ, وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوَدَدْتُ أَنِّي أَغْزُو فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأُقْتَلَ، ثُمَّ أَغْزُو فَأُقْتَلَ، ثُمَّ أَغْزُو فَأُقْتَلَ)). أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ فِي ((صَحِيحِهِ))

وَقَدْ بَيَّنَ الدِّينُ الْعَظِيمُ -كِتَابًا وَسُنَّةً- أَنَّ الْجِهَادَ لَيْسَ غَايَةً فِي حَدِّ ذَاتِهِ وَإِنَّمَا هُوَ وَسِيلَةٌ.فَالْجِهَادُ لَيْسَ هَدَفًا فِي ذَاتِهِ وَلَا غَايَةً، إِنَّمَا هُوَ وَسِيلَةٌ لِرَفْعِ رَايَةِ الدِّينِ, وَهُوَ وَسِيلَةٌ لِإِعْلَاءِ كَلِمَةِ اللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Saudara-saudara yang mulia.

Allah ‘Azza wa Jalla telah menguji hamba-hamba-Nya yang beriman dengan shalat, sujud dan ruku’ maka mereka taat. Kemudian Allah menguji mereka dengan zakat dan membayar harta maka mereka taat. Lalu Allah menguji mereka dengan haji, puasa dan meninggalkan syahwat maka mereka pun taat.

Kemudian datanglah ujian terbesar dan paling agung. Allah ‘Azza wa Jalla meminta nyawa mereka dan mengorbankan jiwa mereka di medan jihad, maka sebagian orang menyambutnya dan sebagian yang lain meninggalkannya.

Orang-orang munafik tidak mau menyambut perintah tersebut. Allah Ta’ala berfirman,

وَاِذَآ اُنْزِلَتْ سُوْرَةٌ اَنْ اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَجَاهِدُوْا مَعَ رَسُوْلِهِ اسْتَأْذَنَكَ اُولُوا الطَّوْلِ مِنْهُمْ وَقَالُوْا ذَرْنَا نَكُنْ مَّعَ الْقٰعِدِيْنَ

Dan apabila diturunkan suatu surah (yang memerintahkan kepada orang-orang munafik), “Berimanlah kepada Allah dan berjihadlah bersama Rasul-Nya,” niscaya orang-orang yang kaya dan berpengaruh di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata, “Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk (tinggal di rumah).” [At-Taubah: 86]

Sedangkan orang-orang yang jujur imannya maju memenuhi seruan tersebut. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

لٰكِنِ الرَّسُوْلُ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ جَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْۗ وَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ الْخَيْرٰتُ ۖوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ – ٨٨

Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, (mereka) berjihad dengan harta dan jiwa. Mereka itu memperoleh kebaikan. Mereka itulah orang-orang yang beruntung. [At-Taubah: 88]

Maka Allah Azza wa Jalla memisahkan dengan jihad ini antara orang-orang yang benar dengan para pendusta, antara orang-orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang yang hanya mengaku saja.

Sesungguhnya jihad di jalan Allah merupakan amal yang paling agung dan paling suci. Ia merupakan jalan paling singkat menuju keridhaan Allah Ta’ala dan surga. Oleh karena itu Rasulullah ﷺ bersabda,”Kalau bukan karena akan memberatkan kaum Muslimin, aku tidak akan tinggal diam di belakang kelompok pasukan (yang akan diberangkatkan). Demi Yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, aku benar-benar ingin berperang di jalan Allah lalu terbunuh, kemudian aku berperang lagi lalu terbunuh, kemudian berperang lagi kemudian terbunuh.” [Diriwayatkan oleh Muslim di dalam shahihnya]

Agama yang agung ini telah menjelaskan baik dalam al-Kitab maupun as-Sunnah bahwa jihad itu sendiri bukan menjadi tujuan. Namun jihad hanyalah sarana. Jadi jihad itu bukan menjadi sasaran dan bukan pula tujuan namun jihad adalah sarana untuk meninggikan panji agama ini. Ia merupakan sarana untuk meninggikan kalimat Allah Rabbul ‘Alamin.[i]

Penutup Pidato

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan. Saya memohon ampun kepada Allah Ta’ala yang Maha Agung untuk diri saya dan anda sekalian dan seluruh kaum Muslimin. Mohonlah ampunan kepada-Nya sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang.


[i] https://www.rslantext.com/Article.aspx?ID=138

keyword: pidato bahasa arab tentang jihad, pidato bahasa arab tentang jihad dijalan allah, teks pidato bahasa arab tentang jihad, contoh pidato bahasa arab tentang jihad, teks pidato bahasa arab jihad

Leave a Comment