Pidato Bahasa Arab Tentang Kebersihan Serta Arti & Harokat

Pidato Bahasa Arab Tentang Kebersihan

Pidato bahasa Arab tentang kebersihan dalam Islam singkat disertai arti dan harokat lengkap dengan judul ‘Kebersihan Dalam Islam’

Tema tentang kebersihan merupakan tema yang paling banyak menjadi bahan pidato. Berikut pidato selengkapnya tentang kebersihan.

Kebersihan Dalam Islam

النَّظَافَةُ فِيْ اْلإِسْلَامِ

Muqoddimah Pidato

الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ

يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ﷺ

أَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Allah. Kami memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan kepada-Nya dan kami berlindung kepada-Nya dari keburukan jiwa-jiwa kami dan kejelekan amal perbuatan kami.

Siapa saja yang Allah beri petunjuk maka tidak akan ada yang bisa menyesatkannya dan siapa saja yang Dia sesatkan maka tidak akan ada yang bisa memberi petunjuk kepadanya.

Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja tidak ada sekutu bagi-Nya dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Adapun sesudah itu:

Isi Pidato

أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ: الإِسْلاَمُ دِيْنُ الْجَمَالِ وَالْكَمَالِ حَثَّ عَلَى النَّظَافَةِ وَالطَّهَارَةِ

وَالنَّظَافَةُ تَشْمُلُ نَظَافَةَ الْبَدَنِ وَالثِّيَابِ وَالْمَكَانِ؛ أَمَّا نَظَافَةُ الْبَدَنِ فَقَدِ اهْتَمَّ الْإِسْلاَمُ بِطَهَارَةِ بَدَنِ الْإِنْسَانِ مُنْذُ وِلاَدَتِهِ إِلَى وَفَاتِهِ، فَإِذَا وُلِدَ أُمَرَ أُمَرَ بِخِتَانِهِ وَحَلْقِ رَأْسِهِ، وَإِذَا مَاتَ غُسِّلَ وَأَحْسَنَ كَفَنَهُ وَطِيْبَهُ

فَإِذَا حَانَ وَقْتُ الْعِبَادَةِ “الصَّلاَةِ” أَمَرَ بِالْوُضُوْءِ، وَالْوُضُوْءُ لَا يَقِلُّ عَنْ خَمْسِ مَرَّاتٍ يَوْمِيًّا وَهُوَ نَظَافَةٌ وَطَهَارَةٌ لِلْأَعْضَاءِ الَّتِي يَكْثُرُ ظُهُوْرُهَا، رَوَى الْإِمَامُ أَحْمَدُ فِي مُسْنَدِهِ مِنْ حَدِيْثِ ثَوْبَانَ -رَضِيَ اللهُ عَنْهُ- أَنَّ النَّبِيَّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- قَالَ: “لَا يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ”.

وَالْغَسْلُ وَهُوَ تَعْمِيْمُ الْبَدَنِ بِالْمَاءِ لاَ أَقَلُّ مِنْ مَرَّةٍ بِالْأُسْبُوْعِ، قَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: “حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ أَنْ يَّغْتَسِلَ فِي كُلِّ سَبْعَةِ أَيَّامٍ يَوْمًا يَغْسِلُ فِيْهِ رَأْسَهُ وَجَسَدَهُ”(مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ: وَمِمَّا جَاءَتْ بِهِ الشَّرِيْعَةُ الْإِسْلاَمِيَّةُ: الْمُحَافَظَةُ عَلَى خِصَالِ الْفِطْرَةِ، وَفِيْهَا مِنَ النَّظَافَةِ وَالطَّهَارَةِ لِمَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا مِنْ صِحَّةِ الْأَبْدَانِ وَالْعُقُوْلِ مَا لَا يُحْصَى ذِكْرُهُ، وَفَضْلًا عَمَّا يَكْسِبُهُ مِنَ الْأُجُوْرِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

وَأَمَّا نَظَافَةُ الثِّيَابِ، فَقَدْ وَرَدَتِ النُّصُوْصُ الشَّرْعِيَّةُ فِي ذَلِكَ، قَالَ تَعَالَى: (وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ)[المدثر: 4]، قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ سِيْرِيْنَ: “أَيْ اِغْسِلْهَا بِالْمَاءِ”

Wahai kaum Muslimin!

Islam adalah agama keindahan dan kesempurnaan. Islam mendorong kepada kebersihan dan kesucian.

Kebersihan itu meliputi kebersihan badan, pakaian dan tempat. Adapun kebersihan badan, Islam telah memberikan perhatian untuk mensucikan badan manusia semenjak lahir hingga meninggalnya. Bila seorang manusia telah dilahirkan maka Islam memerintahkan agar mengkhitannya dan mencukur rambutnya. Dan bila dia meninggal dunia maka dia dimandikan dan diperindah kafannya serta wewangiannya.

Bila Telah datang waktu ibadah shalat, Islam memerintahkan untuk berwudhu. Wudhu itu tidak kurang dari lima kali setiap hari. Ini merupakan kebersihan dan kesucian bagi anggota badan yang sering terlihat. Imam Ahmad meriwayatkan dalam Musnadnya dari hadits Tsauban radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi ﷺ bersabda,”Tidak ada yang memelihara wudhu kecuali orang mukmin.”

Sedangkan mandi, yaitu mengguyur seluruh badan dengan air itu dilakukan minimal sekali dalam sepekan. Nabi ﷺ bersabda,”Wajib atas setia Muslim untuk mandi dalam kurun tujuh hari ada satu hari yang di hari itu dia mengguyur kepala dan tubuhnya.” [Muttafaq ‘alaih]

Wahai kaum Muslimin!

Di antara tuntunan Islam adalah menjaga sunnah-sunnah fithrah. Di dalam sunnah fithrah terdapat kebersihan dan kesucian, bagi siapa saja yang memeliharanya berupa kesehatan badan dan akal yang tidak terbilang banyaknya selain juga pahala di dunia dan akhirat.

Adapun kebersihan pakaian, telah terdapat nash-nash syar’i yang menerangkannya. Allah Ta’ala berfirman,

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Dan pakaianmu sucikanlah.” [Al-Mudatstsir: 4]

Muhammad bin Sirin berkata,”Maksudnya adalah cucilah pakaianmu dengan air.”

Penutup Pidato

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ[i].

Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Saya memohon ampun kepada Allah Ta’ala yang Maha Agung untuk diri saya dan anda sekalian dan seluruh kaum Muslimin. Mohonlah ampunan kepada-Nya sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Pidato Bahasa Arab Tentang Kebersihan ini ditulis oleh Tim PabrikJamMasjid.com Produsen Jam Waktu Sholat Masjid. Kami memproduksi aneka Jam Waktu Sholat Otomatis untuk masjid musholla, institusi pemerintah, pabrik, sekolah, rumah sakit, klinik, Lembaga Pendidikan dan lainnya.


[i] https://khutabaa.com/ar/article/%D8%AE%D8%B7%D8%A8%D8%A9-%D8%B9%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%86%D8%B8%D8%A7%D9%81%D8%A9

Leave a Comment